
Tampak Stadion Gelora Bumi Kartini / sumber: akun Instagram @gelorabumikartini
JawaPos.com – Proses lelang untuk renovasi Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara telah dimulai dan penandatanganan kontrak pengerjaan dijadwalkan akan dilakukan bulan depan.
Jika tahapan ini berhasil, stadion akan dibongkar dan direnovasi pada awal tahun 2024 mendatang.
Dikutip dari Radar Kudus pada Selasa (14/11), informasi ini diungkapkan oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah, Kuswara.
Ia berharap proses lelang berjalan lancar tanpa adanya kendala atau pengulangan, sehingga pekerjaan renovasi dapat segera dimulai pada bulan Januari mendatang.
Hanya dua stadion di Jawa Tengah yang mendapatkan jatah renovasi dari Pemerintah Pusat untuk memenuhi standar kenyamanan dan keamanan FIFA, yaitu Stadion Jatidiri di Semarang dan Stadion GBK Jepara.
Kedua stadion ini akan direnovasi sebagai satu paket pekerjaan dengan anggaran sebesar Rp 105 miliar dan diharapkan dapat selesai pada bulan September 2024.
Terkait dengan kondisi rumput di markas Persijap Jepara ini, Kuswara menegaskan bahwa akan dilakukan pengecekan lebih detail.
Meskipun anggaran tersebut tidak mencakup rehabilitasi lapangan beserta rumputnya Stadion GBK Jepara, Kuswara menyatakan bahwa rumput akan menjadi salah satu perhatian.
Jika rumputnya masih dalam kondisi baik, renovasi mungkin tidak perlu dilakukan. Tetapi jika rumput membutuhkan perbaikan, itu akan menjadi hal yang wajib, karena kualitas rumput sangat berpengaruh saat pertandingan.
Pemerintah Kabupaten Jepara berencana untuk mengajukan usulan agar rehabilitasi lapangan dapat menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jepara.
Biaya yang diajukan sekitar Rp 3 miliar, mengacu pada biaya pembuatan lapangan stadion pada awal konstruksinya.
Sejak awal pembangunannya pada tahun 2009, lapangan Stadion GBK Jepara memang tidak pernah mengalami renovasi atau penggantian.
Akibatnya, rumput asli lapangan yang pertama kali ditanam telah menipis dan sebagian besar lapangan kini didominasi oleh rumput liar dengan kontur yang tidak rata.
Sebelumnya, tim audit Kementerian PUPR melakukan kunjungan ke Stadion Gelora Bumi Kartini untuk yang ketiga kalinya pada Kamis (3/8).
Mereka meninjau seluruh bangunan stadion, termasuk fasilitas dan kualitas lampu stadion pada malam hari.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
