
Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulut dr Steven Dandel MPH. Antara
JawaPos.com–Vaksinasi Covid-19 menggunakan vaksin AstraZeneca di Provinsi Sulawesi Utara dihentikan sementara. Hal itu dilakukan setelah warga yang divaksin merasakan dampak seperti demam, menggigil, sakit kepala, badan terasa sakit, dan lemas.
”Dihentikan sementara sambil menunggu penjelasan dan pernyataan resmi dari Kementerian Kesehatan dan WHO Perwakilan Indonesia, terkait surat resmi yang kami kirimkan 26 Maret,” sebut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara Debie K.R. Kalalo seperti dilansir dari Antara di Manado, Sabtu (27/3).
Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulut Steven Dandel kemudian mengklarifikasi sejumlah poin terkait dihentikan sementara vaksinasi menggunakan AstraZeneca itu. Dia menyebutkan, hal itu dilakukan sebagai langkah kehati-hatian (precaution).
”Mengingat adanya angka kejadian kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) sebesar lima sampai 10 persen dari total yang divaksin AstraZeneca,” turur Steven.
Dia menjelaskan, KIPI tersebut hadir dalam bentuk gejala demam, menggigil, nyeri badan, nyeri tulang, mual, dan muntah. Dalam Emergency Use Authorization (EUA) vaksin AstraZeneca, sebenarnya telah disebutkan bahwa KIPI itu adalah efek samping (adverse effect) yang sifatnya sangat sering terjadi. Artinya satu di antara 10 suntikan dan sering terjadi (common -1 di antara 10 sampai 1 di antara 100 suntikan).
”Kami perlu mempersiapkan komunikasi risiko kepada masyarakat untuk dapat menerima fakta ini. Supaya tidak terjadi kepanikan di masyarakat,” sebut Steven.
Komunikasi risiko yang diambil, langkah pertamanya, kata dia, didahului dengan investigasi oleh Komda KIPI bersama Dinkes, Kemenkes dan WHO, sebelum dilakukan media release.
”Langkah ini juga perlu dilakukan untuk menyesuaikan pola dan pendekatan vaksinasi terutama yang targetnya adalah unit usaha atau institusi. Supaya tidak dilakukan dalam waktu yang bersamaan terhadap karyawan. Tetapi bertahap, agar unit usaha tidak perlu ditutup kalau ada banyak karyawan yang terdampak KIPI,” ujar Steven.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=h2M2SpY2o1A

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
