
Ilustrasi fitur baru WhatsApp. (Istimewa)
JawaPos.com - WhatsApp kembali menghadirkan pembaruan untuk fitur chat grup, dengan meluncurkan tiga kemampuan baru yang membuat koordinasi antaranggota menjadi lebih praktis.
Pembaruan ini mencakup polling yang lebih canggih, fitur @semua (mention everyone), serta cara baru membuat grup dari grup yang sudah ada hanya dengan sekali ketuk.
Ketiga fitur tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna saat berdiskusi di grup.
Mulai dari mengambil keputusan bersama, menyampaikan pengumuman penting, hingga memisahkan percakapan ke grup baru tanpa harus menambahkan anggota satu per satu.
Pembaruan ini melanjutkan serangkaian peningkatan fitur grup yang telah diperkenalkan WhatsApp sepanjang tahun.
Sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu aplikasi perpesanan paling banyak digunakan di dunia.
WhatsApp menyempurnakan fitur polling agar proses pengambilan keputusan di dalam grup menjadi lebih cepat dan efisien.
Kini pengguna dapat menentukan batas waktu polling sehingga pemungutan suara akan otomatis ditutup ketika waktu yang ditetapkan berakhir.
Selain itu, WhatsApp juga menghadirkan opsi untuk menyembunyikan identitas pemberi suara agar anggota grup merasa lebih nyaman dalam menyampaikan pilihannya.
Tak hanya itu, pertanyaan pada polling kini dapat diperbaiki hingga 15 menit setelah dibuat apabila terdapat kesalahan penulisan atau membutuhkan penjelasan tambahan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022