
Ilustrasi AI dengan gaya futuristik (About Amazon Singapore)
JawaPos - Ide kreatif bisa muncul kapan saja, tapi sering kali sulit dituangkan hanya lewat kata-kata. Penyampaian dalam bentuk gambar bisa menjadi salah satu alternatif paling efektif untuk memperjelas ide di kepala.
Seperti dilansir Binus University, penyampaian informasi melalui gambar, atau yang disebut visual thinking, lebih efektif, komunikatif, dan membekas di ingatan pendengar karena mampu membawa kejelasan dari apa yang kita pikirkan.
Sayangnya, tidak semua orang memiliki kemampuan berilustrasi, baik secara manual maupun digital. Pilihannya biasanya terbatas pada menyewa ilustrator dengan biaya tinggi, atau sekadar mengambil gambar bebas dari internet meski tidak sesuai dengan yang diinginkan.
Untuk menjawab tantangan ini, teknologi kini menghadirkan kecerdasan buatan (AI) yang mampu membantu manusia memvisualisasikan ide dan informasi abstrak menjadi gambar secara instan.
Namun, penggunaannya tidak lepas dari pro-kontra, karena masih banyak orang yang belum teredukasi soal hak cipta, plagiarisme, dan etika penggunaan.
Bagaimana AI Bekerja
Menurut IEEE Computer Society, sebagian besar model AI dilatih dari dataset gambar tanpa izin penciptanya. Artinya, penggunaan hasil AI tanpa keterlibatan kreativitas manusia bisa menimbulkan pelanggaran hak cipta, plagiarisme, hingga berkontribusi pada hilangnya kompensasi bagi pencipta asli yang tidak tahu karya mereka telah dicuri.
Jadi, apakah AI bisa dianggap sebuah kemunduran? Tentu tidak. Semua kembali pada bagaimana kita menggunakannya. Teknologi, termasuk AI, pada dasarnya diciptakan untuk mempermudah hidup manusia dengan membuat pekerjaan lebih efisien dan efektif.
Karena itu, penting bagi kita meningkatkan literasi digital agar menjadi pengguna yang cerdas, berhati-hati, dan beretika. Salah satu langkah awalnya adalah memahami prinsip dasar AI itu sendiri.
Tips Menggunakan AI Secara Etis
Seperti disampaikan Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Pemerintah Kota Cirebon (28/04), ada setidaknya lima cara menggunakan AI agar terhindar dari pelanggaran hak cipta maupun plagiarisme.
Transparansi
Cantumkan sumber prompt dan tools AI yang dipakai.
Pengakuan Sumber
Pilih AI gambar generator dengan data dari open license atau domain publik.
