
Ilustrasi password. (pixabay)
JawaPos.com - Bila ingin membuat kata sandi, jangan menggunakan tanggal lahir ataupun kalimat yang tidak kompleks. Sebab, kata sandi tersebut termasuk lemah dan membuatnya mudah diretas oleh hacker.
Bisa saja dengan kata sandi tersebut, hacker menembusnya dan mencuri data yang kamu miliki untuk keuntungannya seperti kartu kredit, kartu identitas, dan sebagainya.
Oleh karenanya, penting untuk menggunakan kata sandi yang kuat agar hacker tak mudah menembus akun kamu. Namun, pastikan untuk selalu menggunakan kata sandi yang bisa kamu ingat. Sebab, jika tidak, tentu akan menambah masalah baru.
Berikut tips mengelola kata sandi agar tak mudah diretas seperti dirangkum dari berbagai sumber!
Gunakan Kata Sandi yang Kuat dan Unik
Gunakan kata sandi yang panjang dan kompleks. Sebab, semakin panjang dan kompleks kata sandi dengan menggunakan simbol dan angka, maka semakin sulit untuk diretas.
Jangan sampai kamu menggunakan kata sandi dengan informasi pribadi seperti nama, tanggal lahir, nomor telepon, atau informasi lain yang mudah ditebak.
Pastikan juga untuk tidak menggunakan kata sandi yang sama untuk beberapa akun. Pasalnya, jika salah satu akun diretas, maka akun lainnya akan aman.
Gunakan Pengelola Kata Sandi (Password Manager)
Kamu bisa memakai aplikasi pengelola kata sandi yang bisa menghasilkan dan menyimpan kata sandi yang kuat dan unik untuk setiap akun.
Kamu hanya perlu mengingat satu kata sandi utama untuk mengakses semua kata sandi lainnya. Beberapa pengelola kata sandi populer antara lain LastPass, 1Password, dan Bitwarden.
Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA)
2FA memberikan kamu lapisan keamanan ekstra dengan meminta kode verifikasi selain kata sandi saat masuk. Kode verifikasi ini biasanya dikirimkan melalui SMS, aplikasi autentikasi (seperti Google Authenticator), atau email.
Perbarui Kata Sandi Secara Berkala
Kamu harus mengubah kata sandi secara berkala, terutama untuk akun yang penting. Jangan gunakan kembali kata sandi lama.
