
Rekomendasi tempat ngabuburit dengan view cantik di Surabaya, Masjid Al Akbar. (Google/Herda Wahyu Tetuko)
JawaPos.com - Bulan Ramadhan selalu membawa tradisi khas yang sulit dilewatkan seperti ngabuburit. Di Surabaya, aktivitas menunggu waktu berbuka ini tak lagi sekadar jalan santai, tetapi berubah menjadi momen eksplorasi kota.
Mulai dari berburu sunset, wisata religi, hingga nongkrong di ruang publik yang estetik, kota Pahlawan punya banyak spot menarik untuk menikmati sore Ramadhan dengan cara yang lebih berwarna.
Berikut rekomendasi tempat ngabuburit dengan view cantik di Surabaya yang bisa Anda kunjungi bulan Ramadhan tahun ini:
Bagi pencinta sunset, Surabaya North Quay selalu jadi destinasi favorit. Terletak di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, tempat ini menawarkan panorama laut luas dengan siluet kapal yang bersandar.
Nuansanya tenang sekaligus dramatis saat matahari mulai tenggelam. Menariknya, tersedia area food court sehingga kamu bisa langsung berbuka sambil menikmati angin laut dan langit senja yang memikat.
Ingin ngabuburit dengan sentuhan spiritual? Kawasan Masjid Sunan Ampel adalah jawabannya. Selain suasana religi yang kental, area ini terkenal sebagai surganya takjil.
Sepanjang jalan Ampel dipenuhi penjual kurma, kebab, roti maryam, samosa, hingga jajanan khas Timur Tengah. Kombinasi wisata religi dan kuliner membuat kawasan ini selalu hidup menjelang maghrib.
Ngabuburit sambil menyusuri jejak sejarah kota? Jalan Tunjungan menawarkan pengalaman itu. Bangunan heritage yang estetik menjadi latar sempurna untuk foto-foto santai.
Sambil berjalan, kamu bisa mencicipi jajanan khas seperti rujak cingur, tahu campur, hingga wedang ronde. Suasana sore di kawasan ini terasa hangat dan penuh nostalgia.
Jika ingin ngabuburit yang santai dan sederhana, taman ini bisa jadi pilihan. Ruang terbuka hijau di pusat kota ini cocok untuk duduk santai, membaca buku, atau sekadar menikmati angin sore. Banyak keluarga dan komunitas berkumpul di sini, menciptakan suasana Ramadhan yang hangat dan akrab.
Bagi yang ingin menunggu waktu berbuka sambil window shopping, Tunjungan Plaza selalu jadi opsi aman. Mall legendaris ini menawarkan banyak pilihan aktivitas seperti belanja, nonton, hingga berburu promo Ramadhan. Ngabuburit di mall terasa praktis karena kamu bisa langsung memilih tempat berbuka tanpa perlu berpindah lokasi.
Masjid Al Akbar Surabaya menjadi favorit warga untuk ngabuburit karena menghadirkan suasana religi sekaligus panorama kota dari menara setinggi sekitar 99 meter yang bisa dinaiki pengunjung.
Area pelatarannya yang luas ramai dipenuhi masyarakat yang bersantai, berfoto, hingga menunggu waktu berbuka. Ditambah kehadiran pedagang takjil di sekitar kawasan, pengunjung bisa langsung menikmati hidangan berbuka setelah adzan berkumandang.
Spot yang belakangan semakin populer ini menawarkan ruang terbuka hijau dengan danau buatan sebagai daya tarik utama. Kamu bisa piknik ringan, jogging, atau sekadar duduk menikmati suasana sore.
Saat malam tiba, lampu taman menciptakan atmosfer romantis yang estetik untuk foto. Area F&B di sekitar taman juga memudahkan pengunjung membeli makanan untuk berbuka.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
