Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Februari 2024 | 20.14 WIB

Suasana Nyaman TPS, Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Akmarawita Kadir: Sangat Memengaruhi Kesehatan

 

dr Akmarawita Kadir berkunjung di Puskesmas Dukuh Pakis mengecek kesiapan puskesmas jelang pencoblosan.

JawaPos.com–Menyongsong proses kegiatan Pemilihan Umum 2024, diperlukan kesiapan di bidang kesehatan. Agar hal-hal yang pernah terjadi pada Pemilihan Umum 2019 tidak terulang kembali.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Komisi D DPRD Kota Surabaya dr Akmarawta Kadir. Dia berharap peristiwa petugas KPPS yang meninggal dunia dan jatuh sakit saat bertugas, tidak terjadi lagi.

”Saya dengar sudah ada kerja sama dan koordinasi antara KPU dan Kementerian Kesehatan. Tapi kita ingin melihat secara langsung implementasi dan kesiapan di Kota Surabaya ini,” ujar Sekretaris Fraksi Partai Golkar Akmarawta Kadir, Senin (12/2).

Menurut dia, Dinkes Kota Surabaya sudah harus memetakan penyebab banyaknya petugas KPPS yang sakit dan meninggal pada 2019. Dinas Kesehatan Surabaya diharapkan sudah mempersiapkan segala hal untuk antisipasi.

”Termasuk kesiapan SDM, sarana dan prasarana kesehatan seperti oksigen, obat-obatan, dan lain-lain. Tentunya juga sudah ada koordinasi dengan KPU Kota Surabaya dalam masalah ini untuk mencegah terulangnya kasus tersebut,” sambung Akmarawta Kadir, politikus Golkar Dapil 5 Kota Surabaya itu.

Menurut Akma, koordinasi harus betul-betul dilaksanakan. Agar jangan sampai petugas KPPU dan yang terlibat dalam pemilu kelelahan fisik maupun mental hingga sampai menyebabkan hilangnya nyawa.

”Saya mendengar sudah ada petugas kesehatan dan tim yang bergerak mobile di setiap kecamatan, kelurahan, ke setiap RT dan RW, termasuk puskesmas juga standby penuh,” terang Akmarawta Kadir.

Persiapan itu, kata Akma, sangat baik dan harus betul-betul di laksanakan. Sehingga, apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan bisa ditangani dengan cepat sesuai produser penanganan kesehatan.

Dia menambahkan, suasana nyaman di tempat pemungutan suara berpengaruh terhadap kesehatan. Sehingga, koordinasi antara KPU dan Dinkes Kota Surabaya tidak hanya pada kesiapan dari sisi kesehatan.

”Tetapi, juga kesiapan dari sisi kenyamanan di tempat TPS, sehingga faktor-faktor seperti kelelahan bisa dicegah. Antisipasi lain hal-hal yang urgent juga harus disampaikan kepada petugas KPPS, jika ada tanda-tanda kesehatan yang mencurigakan,” ucap Akmarawta Kadir.

Apabila ada gejala-gejala kelelahan seperti tubuh menjadi lemah yang disertai sesak napas, daya tahan menurun, konsentrasi menjadi berkurang, nafsu makan menurun, sering menguap dan mengantuk, serta gejala yang mengganggu lainnya harus segera lapor ke petugas kesehatan terdekat.

”Sehingga bisa dicek dan ditangani lebih awal. Karena apabila seseorang terjadi tanda-tanda kelelahan dan terus memaksakan diri untuk bekerja, hal ini bisa membahayakan jiwa,” ujar Akmarawta Kadir.

Dia mengajak masyarakat, petugas KPPU, dan seluruh yang terlibat dalam perhelatan besar berdoa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran.

”Sesuai harapan kita semua, semoga Pemilu 2024 berjalan baik, nyaman, dan damai,” kata Akma.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore