JawaPos.com - Persoalan banjir masih menjadi tantangan yang harus dituntaskan segera oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menjalin hubungan sister city dengan Belanda.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut kondisi di Belanda tidak jauh berbeda dengan Belanda, sama-sama berada di kawasan pesisir. Surabaya bisa mempelajari banyak hal dari Belanda tentang bagaimana mengatasi banjir.
“Bagaimana pengelolaannya, karena di sini ada banyak riol-riol Belanda. Posisi Surabaya di hilir, jadi apa yang bisa dilakukan, misalnya memanfaatkan sungai Kalimas. Saya ingin belajar dari Belanda," tutur Eri, Jumat (17/1).
Ia juga akan melibatkan para akademisi dari Kota Surabaya untuk berdiskusi bersama para ahli dari Belanda. Dengan begitu harapannya permasalahan banjir bisa tertangani Surabaya sebagai kota bebas banjir pun dapat terwujud.
“Kami akan membawa akademisi dari Surabaya untuk berdiskusi dengan para ahli di sana, sehingga hasil diskusi itu bisa diterapkan di Surabaya agar anggaran triliunan ini bisa bermanfaat,” imbuhnya.
Keinginan untuk belajar penanganan banjir itu disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menjamu Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, di Ruang Kerja Walikota, Kamis (16/1).
Selain persoalan banjir, Pemkot Surabaya juga ingin mempelajari banyak hal dari Belanda. Mulai dari budaya, sejarah, olahraga, inovasi, hingga manajemen pengelolaan air minum yang diterapkan di Belanda.
"Ada beberapa kota yang mungkin sama dengan apa yang kita punya di Surabaya. Kita sampaikan ke Pak Dubes melalui Konsulat Belanda sehingga yang cocok mana, kami akan visit ke Belanda,” ujar dia.
Sementara itu, Dubes Belanda Marc Gerritsen menyambut baik ajakan kerja sama Surabaya untuk sister city. Ia bahkan mengapresiasi pemkot yang sudah menjaga dan merawat keatifan sejarah di Surabaya.
“Secara ekonomi, Kota Surabaya juga menghadapi hal yang sama seperti yang ada di Belanda, termasuk pengelolaan air, penanganan banjir, dan lain. Saya kira akan banyak hal yang bisa kita kerjakan bersama,” tandas Marc.