JawaPos.com – Ribuan warga dari berbagai kalangan hadir dalam Perayaan Natal yang digelar di Balai Kota Surabaya, Rabu (15/1). Acara ini menjadi momentum penting dalam mempererat kerukunan umat beragama di Kota Pahlawan. Pemerintah Kota Surabaya, melalui perayaan ini, menegaskan komitmennya untuk terus menjaga toleransi dan persatuan di tengah keberagaman.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang turut hadir, menekankan bahwa toleransi dan kerukunan adalah kunci utama dalam memperkokoh persatuan bangsa. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kerukunan sebagai landasan hidup berdampingan.
“Ketika kita menjaga kerukunan antarumat beragama, maka bangsa ini akan memiliki rasa persatuan yang kuat dan tidak mudah dipecah,” ujar Wali Kota Eri.
Acara yang berlangsung meriah ini juga dihadiri oleh para pemuka agama, tokoh masyarakat, dan jemaat dari berbagai gereja. Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Kota Surabaya, Pdt. Pinpin Johan, mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya yang telah memfasilitasi perayaan ini.
“Ini adalah momen luar biasa, di mana Bapak Wali Kota Eri Cahyadi mempersatukan kerukunan umat beragama melalui Perayaan Natal di Balai Kota,” kata Pinpin Johan.
Ia juga menyebut bahwa Balai Kota Surabaya telah menjadi simbol rumah kerukunan bagi seluruh umat beragama di kota ini. “Di sini kita menjalin kerukunan yang luar biasa. Doa kami, Tuhan Yesus senantiasa memberkati Bapak Wali Kota beserta seluruh jajaran Pemerintah Kota Surabaya, dan seluruh masyarakat di Surabaya,” ujarnya.
Wali Kota Eri menjelaskan bahwa Pemkot Surabaya akan terus mendukung berbagai kegiatan lintas agama untuk memperkuat hubungan sosial antarwarga. “Kerukunan adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan semangat persatuan, kita bisa menghadapi tantangan apa pun di masa depan,” tegasnya.
Perayaan Natal ini diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah yang mencerminkan kehangatan serta semangat kekeluargaan di antara masyarakat Surabaya. Ribuan warga yang hadir pun berharap kegiatan serupa dapat terus digelar untuk menjaga harmoni dan memperkuat persatuan di Kota Pahlawan.