JawaPos.com - Nasib malang dialami oleh Ari Mariono. Rumahnya yang berada di Jalan Amir Mahmud II No.3, Gunung Anyar, Kota Surabaya dilalap si jago merah pada Senin (13/1) sekitar pukul 09.05 WIB.
Insiden kebakaran ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani. Ia mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 09.06 WIB.
"Petugas kemudian bergegas menuju lokasi kejadian dan sampai pada pukul 09.13 WIB. Kami langsung melakukan pembasahan karena api sudah dipadamkan warga," ujar Laksita dalam keterangannya, Senin (13/1).
Pembasahan selesai dan situasi dinyatakan kondusif pada 19.53 WIB. Untuk menangani insiden ini, DPKP Surabaya menerjunkan 5 unit. Yakni 1 unit tempur Pos Gunung Anyar, 2 unit tempur rayon 3 Rungkut.
Kemudian 1 unit tempur pos Kalirungkut, dan 1 unit tim rescue. Laksita mengungkapkan bahwa korsleting dari Aki Motor diduga menjadi penyebab dari kebakaran yang menimpa rumah Ari Mariono.
Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun, istri pemilik rumah, Yuni Fitriani mengalami luka bakar di bagian telapak kaki kanan dan telapak kaki kiri dengan persentase empat persen.
Sementara untuk kerugian materiil, satu sepeda motor dan 3 sepeda angin milik korban yang saat itu berada di teras rumah, hangus terbakar. Kemudian berimbas ke plafon ruang tamu berukuran sekitar 3 m x 4 m.
"Adapun luas yang terbakar sekitar 5 m x 5 m dari luas keseluruhan sekitar 9 m x 13 m. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Korban luka-luka juga langsung dilarikan oleh tim medis ke RS Universitas Surabaya (Ubaya)," tukasnya.