Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 November 2024 | 13.52 WIB

Kader Gerindra Lakukan Uji Coba Makan Bergizi Gratis di Surabaya, Hasilnya Positif

Siswa SDN Kedurus 1 Surabaya mengikuti uji coba makan bergizi gratis. (Galih Adi Prasetyo/Jawa Pos) - Image

Siswa SDN Kedurus 1 Surabaya mengikuti uji coba makan bergizi gratis. (Galih Adi Prasetyo/Jawa Pos)

JawaPos.com - Anggota DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko melakukan uji coba makan bergizi gratis (MBG) di SDN Kedurus 1 Surabaya. Kini hasilnya mulai terlihat. Dari penelitian melalui pre test dan middle test, didapatkan indeks belajar siswa di sekolah tersebut naik 8 poin.

Yona Bagus Widyatmoko meyakini prestasi anak akan semakin terlihat pada hasil post test berikutnya. Mid test dilakukan pada 14 November 2024 lalu atau hari ke 10 pemberian MBG kepada 258 siswa kelas 4, 5, dan 6. Pemberian MBG sudah dimulai sejak 5 November. Penelitian indeks belajar siswa itu didampingi langsung oleh psikolog dari Universitas Wijaya Putra (UWP) Surabaya.

Yona mengatakan, dari hasil mid test didapatkan kenaikan prestasi siswa yang signifikan dibanding saat pre test atau sebelum ada MBG. Dari semua jenjang menunjukkan tren peningkatan yang positif.

"Dari pre test ke mid test, secara average indeks belajar siswa mengalami kenaikan rata 8 poin untuk kelas 4, 5, 6. Nilai pre test 65 poin menjadi 73 poin saat mid test dan setelah MBG berjalan 2 minggu," kata Ketua Komisi A DPRD Surabaya itu.

Menurut kader Partai Gerindra, jika ditelisik lebih detail, bahkan beberapa siswa ada yang mengalami lonjakan signifikan poinnya. Saat pre test hanya 60 poin, tetapi setelah mid test menjadi 85 poin. Contoh lain, ada yang sebelumnya 45 poin menjadi 85 poin.

"Kesimpulan sementara bahwa makan bergizi dengan nutrisi cukup untuk sarapan siswa sekolah setiap hari ternyata memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan prestasi belajar siswa," ujarnya.

Pemberian MBG disesuaikan dengan kebutuhan anak. Misalnya dari aspek kebutuhan kalori, Yona melibatkan ahli gizi untuk memberikan porsi yang cukup. Yaitu, 900-1.050 kilo kalori saja. Separo dari total kebutuhan harian anak. Dengan porsi ini anak memiliki energi untuk proses pembelajaran di kelas, lebih fokus belajar.

Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya itu mengatakan program uji coba itu berakhir hari ini (29/11). Pada Kamis (28/11) sudah dilakukan post test. Yona Bagus yakin program uji coba itu akan memberikan kejutan hasil lebih baik lagi. Poin perubahan pada indeks belajar anak akan lebih meningkat lagi.

Setelah hasil post test keluar, maka akan dilakukan penelitian ke setiap siswa. Jika ada yang indeks belajarnya turun, maka akan dilakukan pendekatan. Menelisik faktor apa yang membuat poinnya turun, sehingga permasalahan anak bisa diselesaikan dengan tepat.

"Setidaknya tujuan trial and error MBG yang kami lakukan ini tercapai. Yaitu memastikan sejauh mana dampak yg ditimbulkan dari program MBG ini kepada siswa," ujarnya.

Program inisiasi itu dibiayai secara mandiri oleh Yona. Hal itu memang bertujuan sebagai salah satu persiapan untuk menjalankan MBG secara nasional tahun depan. Yona ingin ada gambaran jelas bagaimana program ini diterapkan siswa dalam interval waktu cukup panjang.

"Dengan cara ini kami yang juga legislator memiliki pegangan ketika menjalankan fungsi pengawasan. Bagaimana sistem distribusi, menu bergizi bagi anak dengan nilai Rp 15 ribu diluar susu, kebiasaan anak dan lainnya," kata Yona.

Tidak kalah penting adalah keterlibatan UMKM. Agar legislatif juga bisa mengawal bagaimana seharusnya treatment diberikan untuk mereka. Banyak hal yang bisa dipelajari dari program uji coba ini. "Karena pesan Pak Prabowo adalah MBG tidak menggusur UMKM. Tetapi merangkul UMKM," katanya.

Dari hasil uji coba ini, dia juga berencana akan mengemasnya menjadi sebuah laporan utuh. Sebagai pengetahuan sekaligus "buku saku" untuk pelaksanaan MBG.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore