Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Januari 2025 | 02.24 WIB

Frederic Fugen Ungkap Kebahagiannya Cetak Sejarah BASE Jump dari Gedung Tertinggi di Jakarta

Atlet binaan Red Bull Blue and Silver Frederic Fugen sukses melakukan BASE jump dari Autograph Tower, gedung tertinggi di Indonesia. (Dudhy Dwi Lisatri/Red Bull Content Pool)

 

JawaPos.com — Frederic Fugen, atlet binaan Red Bull, kembali mencetak sejarah dalam kariernya sebagai BASE jumper. Kali ini, atlet asal Prancis tersebut berhasil melakukan lompatan spektakuler dari Autograph Tower, gedung tertinggi di Jakarta sekaligus tertinggi di belahan bumi selatan.

Pria yang dikenal sebagai salah satu BASE jumper terbaik di dunia ini memulai kariernya sejak usia 16 tahun. Dengan lebih dari 20 tahun pengalaman, Frederic telah mengukir berbagai prestasi fenomenal dalam olahraga ekstrem.

Pada tahun 2014, ia mencatatkan namanya dalam sejarah dengan melompat dari Burj Khalifa di Dubai, gedung tertinggi di dunia setinggi 828 meter. Selain itu, ia juga dikenal atas kreativitasnya menggabungkan olahraga ekstrem, seperti sky skiing di Prancis pada tahun 2022.

Saat ditanya soal pengalaman lompatan bersejarah di Jakarta, Frederic mengaku tantangan terbesar adalah menghadapi kondisi cuaca. Angin yang berubah-ubah dan keberadaan awan membuat timnya harus menunggu waktu yang tepat untuk memastikan keselamatan.

"Oke, jadi kami sedang berada di Jakarta, Indonesia, dan baru saja melakukan BASE jump dari puncak gedung tertinggi di belahan bumi selatan, yaitu Autograph Tower," ujarnya.

“Tantangan dari jenis lompatan di tengah kota besar seperti ini adalah pendaratan karena penuh dengan rintangan. Untuk proyek ini, kami juga harus menghadapi kondisi cuaca yang cukup menantang, mulai dari awan hingga angin. Kami harus menunggu momen yang tepat untuk melompat dalam kondisi yang baik. Kami berada di ambang batas, tetapi kami membuat keputusan yang tepat dan berhasil melakukan lompatan yang sangat aman,” imbuhnya.

Dengan koordinasi dan persiapan matang, lompatan tersebut berhasil dilakukan dengan aman dan memukau.

Frederic juga mengungkapkan perasaan luar biasa setelah menyelesaikan lompatan ini.

"Saya merasa luar biasa, seperti berada di puncak dunia—lebih tinggi dari semua gedung di sekitar, penuh dengan adrenalin, sangat bersemangat untuk melakukan lompatan ini. Rasanya sangat senang bisa melakukan BASE jump dari gedung yang sangat tinggi di tengah kota seperti ini. Itu benar-benar luar biasa," katanya dengan penuh semangat.

Bagi Frederic, momen ini tidak hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga hasil dari kerja tim yang solid. Ia berterima kasih kepada TNI Angkatan Udara dan otoritas Indonesia yang membantu mewujudkan proyek ini.

“Ya, ini adalah hasil dari kerja tim yang luar biasa. Saya tidak akan pernah bisa melakukan lompatan seperti ini tanpa tim di sekitar saya, dan saya sangat berterima kasih kepada militer, termasuk TNI Angkatan Udara, serta otoritas Indonesia yang terlibat untuk membantu mewujudkan ini. Jadi, terima kasih banyak, semuanya,” imbuh Frederic.

Menurut Frederic, BASE jumping dari gedung di kota besar seperti Jakarta memiliki tantangan unik. Selain teknis pendaratan, proyek seperti ini membutuhkan banyak izin dan koordinasi dengan berbagai pihak.

"Setiap lompatan di kota besar selalu spesial karena membutuhkan banyak izin dan persetujuan, serta banyak kerja keras dari tim di belakang layar untuk mewujudkannya. Tempat ini unik, gedung ini unik, dan proyek ini juga sangat spesial," jelasnya.

Ia membandingkan pengalaman ini dengan lompatan lain yang pernah ia lakukan di Dubai, Toronto, dan Tokyo.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore