Goran Pandev selaku legenda Inter Milan. (Instagram Goran Pandev)
JawaPos.com — Goran Pandev, legenda sepak bola asal Strumica, Makedonia Utara, telah menorehkan jejak emas di Eropa. Mantan bintang Inter Milan ini membawa kecintaannya pada sepak bola ke level baru dengan mendirikan klub di kampung halamannya pada 2010.
Pandev memulai perjalanan itu dengan mendirikan FC Academy Pandev, sebuah akademi sepak bola untuk mengembangkan bakat-bakat muda. Tujuannya sederhana namun ambisius, menciptakan lingkungan profesional yang mempersiapkan para pemain muda untuk karier di sepak bola.
Empat tahun berselang, tepatnya pada 2014, klub ini mulai menunjukkan ambisi seriusnya dengan mendaftarkan tim senior ke Federasi Sepak Bola Makedonia. Dalam waktu singkat, tim ini naik kasta dengan menjuarai Liga Kota, Liga Ketiga Timur, dan Liga Sepak Bola Kedua Makedonia.
Langkah besar lainnya adalah pembangunan Pusat Olahraga “Pandev” di Strumica pada tahun yang sama. Pusat ini menjadi fasilitas modern untuk mendukung pengembangan pemain muda dan tim senior di klub tersebut.
Pada Februari 2023, FC Academy Pandev menjadi sorotan setelah diakuisisi oleh Brera Holding, sebuah perusahaan berbasis di Italia. Akuisisi ini menjadi bagian dari strategi internasional Brera untuk memperluas portofolio klub olahraga mereka.
Setelah akuisisi, nama klub resmi diubah menjadi Brera Strumica. Perubahan ini membawa visi baru untuk mempersiapkan para pemain muda agar bersaing di pasar transfer profesional dan kompetisi UEFA.
Brera Holding sendiri dikenal dengan konsep Kepemilikan Multi-Klub (MCO) yang fokus pada pengembangan olahraga di berbagai negara. Mereka juga memperluas bisnis ke bola voli wanita dan klub sepak bola lainnya di Eropa dan Afrika.
Pada 2023, Brera Holding memperluas operasinya dengan mendirikan Brera Tchumene di Mozambik. Selain itu, mereka juga mengakuisisi mayoritas saham UYBA Volley, tim voli wanita Serie A1 Italia.
Fokus utama perusahaan adalah membangun warisan dan menciptakan nilai dengan klub-klub yang dianggap kurang dihargai di pasar internasional. Mereka menggabungkan misi olahraga dengan dampak sosial untuk menghasilkan hasil yang menguntungkan bagi investor.
Salah satu pemain jebolan Brera Strumica adalah Dime Dimov, yang kini bermain sebagai bek untuk Persebaya Surabaya. Sebelum bergabung dengan Persebaya Surabaya, Dimov sempat memperkuat Loko Sofia di Bulgaria pada pertengahan 2023.
Dimov membawa karakteristik khas Balkan yang dikenal dengan semangat pantang menyerah. Hal ini menjadi modal berharga bagi Persebaya Surabaya yang tengah berjuang untuk meraih gelar juara Liga 1 Indonesia musim 2024/2025.
Keberadaan Dimov di Persebaya Surabaya tidak lepas dari pengalamannya bermain di Brera Strumica. Klub tersebut memberinya dasar-dasar penting dalam pengembangan mental dan teknis sebagai pemain profesional.
Brera Strumica sendiri memiliki sejarah unik sebagai klub yang lahir dari impian seorang legenda. Goran Pandev menggunakan pengalamannya di level tertinggi sepak bola untuk menciptakan jalur bagi talenta muda di kampung halamannya.
Dengan dukungan Brera Holding, Brera Strumica kini memiliki potensi untuk melahirkan lebih banyak pemain berbakat. Klub ini juga menjadi salah satu contoh sukses bagaimana investasi strategis dapat mengubah nasib sebuah tim.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
