
Wigi Pratama saat perkuat tim Jatim dalam PON XXI Aceh-Sumut 2024. (IST/Radar Sidoarjo)
JawaPos.com — Deltras Sidoarjo tampaknya sedang merancang strategi besar-besaran untuk meningkatkan daya gedor tim. Klub berjuluk The Lobster ini berhasil mengamankan tanda tangan striker muda potensial, Wigi Pratama, pemain yang bersinar di ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Kesepakatan antara Wigi dan Deltras sebenarnya telah terjalin sebelum dimulainya kompetisi PON 2024. Penyerang berusia 19 tahun ini sudah sepakat untuk bergabung dan memperkuat tim kebanggaan warga Sidoarjo di Liga 2 Indonesia.
"Terkait klub, sebelum jalannya kompetisi di PON, saya sudah sepakat untuk bekerja sama di Deltras Liga 2," ucap Wigi dikutip dari Radar Sidoarjo.
Meski demikian, Wigi tidak akan langsung merapat ke Deltras pada putaran pertama kompetisi. Sang striker baru diproyeksikan bergabung pada putaran kedua setelah menyelesaikan komitmennya dengan tim PON Jatim. "Insya Allah di putaran kedua. Kita lihat ke depannya saja nanti," imbuhnya.
Wigi adalah salah satu pemain yang menonjol selama turnamen PON, mencetak enam gol dan menjadi sorotan banyak klub. Performanya yang luar biasa ini membuatnya menjadi buruan banyak tim, namun dia tetap setia memilih Deltras.
Klub-klub lain yang sempat tertarik dengan jasa Wigi kini harus menelan pil pahit. Mereka harus merelakan kehilangan talenta muda yang berkomitmen untuk bergabung dengan Deltras Sidoarjo.
Penambahan Wigi di lini depan Deltras tentu saja menjadi kabar baik bagi pelatih dan tim. Dengan adanya Wigi, Hariono dan kawan-kawan akan memiliki amunisi baru yang segar untuk bersaing di putaran kedua Liga 2.
Strategi senyap Deltras ini jelas menunjukkan bahwa mereka serius membangun skuad yang kompetitif. Tidak hanya memperkuat pertahanan, namun Deltras juga berfokus pada penguatan lini serang.
Wigi Pratama diharapkan mampu membawa dampak signifikan bagi permainan Deltras. Usianya yang masih muda memberikan potensi besar untuk berkembang lebih jauh di kompetisi kasta kedua.
Dengan keputusan ini, Deltras berhasil menambah kualitas di lini depan, sekaligus menunjukkan bahwa mereka memiliki daya tarik yang kuat bagi talenta muda. Ini adalah bukti Deltras tidak hanya menargetkan prestasi jangka pendek, tetapi juga memikirkan masa depan tim.
Bergabungnya Wigi juga memberikan sinyal Deltras akan semakin berbahaya di putaran kedua. Kombinasi pemain muda berbakat dan pemain senior berpengalaman seperti Hariono akan menjadi kekuatan yang sulit diabaikan oleh lawan-lawan mereka.
Wigi sendiri mengaku siap untuk menghadapi tantangan baru di Deltras. Meski harus menunggu hingga putaran kedua, dia berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi tim barunya.
Ini bukan kali pertama Deltras melakukan langkah senyap dalam merekrut pemain. Klub ini sering kali melakukan pergerakan yang tak terduga di bursa transfer, dan kali ini mereka kembali mengejutkan banyak pihak dengan merekrut Wigi.
Langkah ini juga menunjukkan bahwa Deltras paham betul bagaimana cara memperkuat tim tanpa harus melakukan langkah-langkah besar yang mencolok. Mereka memilih untuk bekerja dalam diam, namun dengan hasil yang maksimal.
Dengan tambahan Wigi, Deltras bisa berharap lini serang mereka semakin tajam dan produktif. Sang striker muda ini diharapkan mampu menciptakan banyak peluang dan gol untuk membawa timnya meraih kemenangan.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
