Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 Maret 2024 | 00.45 WIB

Kisah CEO Deltras Sidoarjo Amir Burhannudin Awal Mula Geluti Dunia Sepak Bola, Pernah jadi Kuasa Hukum Mantan Gubernur Jatim

CEO Deltras Sidoarjo Amir Burhannudin mempunyai cerita panjang sebelum menggeluti dunia sepak bola. - Image

CEO Deltras Sidoarjo Amir Burhannudin mempunyai cerita panjang sebelum menggeluti dunia sepak bola.

JawaPos.com – CEO Deltras Sidoarjo Amir Burhannudin mempunyai cerita panjang sebelum menggeluti dunia sepak bola. Amir pernah menjadi kuasa hukum bagi calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2008. Dari posisinya itu ia kemudian kenal dan dekat dengan beberapa tokoh seperti La Nyalla Mahmud Mattaliti.

Dia kemudian banyak diberi kepercayaan. Mulai duduk di kursi kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur hingga akhirnya tergabung di Asprov PSSI Jawa Timur.

Putra dari Kiai Munawar Zaini, seorang ulama asal Bancar, Kabupaten Tuban itu bergabung ke PSSI karena terinpirasi dari La Nyalla. Saat itu La Nyalla adalah salah satu penggerak reformasi sepak bola Indonesia mulai 2010. Dia turut berperan dalam penurunan Ketua PSSI Nurdin Halid saat itu.

Hingga dirinya ikut dalam mendeklarasikan PSSI Perjuangan di Kertajaya. “Pak Nurdin Halid itu tidak bisa digulingkan oleh member, tapi ia bisa digulingkan oleh publik dalam hal ini para suporter klub besar, tiap hari demo, dan di Surabaya digerakkan Pak La Nyalla,” ucap Amir dilansir dari Radar Sidoarjo (Jawa Pos Group).

Pada 2011 La Nyalla mencalonkan diri sebagai Ketua PSSI Jawa Timur. Hingga saat La Nyalla terpilih, dirinya dipercaya menjadi salah satu pengurus Asprov PSSI Jawa Timur. Pria kelahiran 8 Maret 1979 itu ditunjuk menjadi Wakil Sekretaris I mendampingi Akhmad Munir sebagai Sekretaris.

Kemudian digelar konggres PSSI di Solo tahun 2012, Djohar Arifin terpilih sebagai Ketua PSSI dan La Nyalla sebagai exco. Hingga terjadilah gejolak antara PSSI dan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI). Dari situlah ia mulai terlibat rutin dalam sepak bola nasional.

Pada 2013, PSSI dan KPSI melebur menjadi satu dengan Djohar Arifin sebagai ketua PSSI dan La Nyalla menjadi wakil ketuanya. Dan harus melepaskan jabatannya sebagai Ketua PSSI Jawa Timur.

Akhirnya mandat Ketua PSSI Jawa Timur diserahkan ke Bambang Pramukantoro. Saat itu pula Amir naik menjadi Sekretaris PSSI Jawa Timur.

“Dari situ saya bertemu dengan banyak orang, mulai lebih mengenal sepak bola lebih dalam, belajar sedikit demi sedikit, saya mulai kenal dengan banyak hal, saya pelajari itu,” kata Amir.

Hampir setiap hari secara rutin ia belajar mengenai sepak bola. Mulai dari membaca di situs PSSI dan FIFA. Semenjak saat itu hari-harinya diselimuti dengan yang namanya sepak bola.

Bahkan, Amir juga mengalami masa pembekuan PSSI. Sehingga ia sudah mengalami kecut manisnya sepak bola. Saat ini ia duduk dan dipercaya sebagai Wakil Ketua PSSI Jawa Timur.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore