Logo JawaPos
Author avatar - Image
21 Januari 2025, 03.14 WIB

Stadion Brawijaya Kediri Tergenang saat Persik Jamu PSS Sleman di Liga 1, Persikmania: Malu-Maluin!

Potret kondisi lapangan Stadion Brawijaya saat Persik Kediri menjamu PSS Sleman. (@pssleman) - Image

Potret kondisi lapangan Stadion Brawijaya saat Persik Kediri menjamu PSS Sleman. (@pssleman)

JawaPos.com - Pertandingan antara Persik Kediri melawan PSS Sleman di Stadion Brawijaya, Kediri, Minggu (19/1), meninggalkan kesan buruk bagi para penonton. Curah hujan yang tinggi membuat lapangan tergenang air, sehingga permainan tidak berjalan optimal.

Situasi ini pun menuai kritik dari kedua pelatih, Marcelo Rospide dan Mazola Junior, serta pendukung Persik Kediri yang merasa malu dengan kondisi stadion kebanggaan mereka.

Kondisi lapangan yang buruk memengaruhi strategi kedua tim. Pelatih kepala PSS Sleman, Mazola Junior, dalam konferensi pers pasca-pertandingan menyebutkan bahwa lapangan tidak layak untuk pertandingan sekelas Liga 1. Menurut Mazola, jika Liga Indonesia ingin bersaing di Asia Tenggara, infrastruktur seperti lapangan harus diperbaiki.

“Kami menghormati Persik Kediri sebagai tuan rumah, tetapi kondisi lapangan ini tidak mendukung permainan. Strategi kami yang mengandalkan operan pendek menjadi sulit diterapkan di atas lapangan yang tergenang air,” ungkap Mazola.

Sementara itu, pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide, juga mengutarakan kekecewaannya. Menurutnya, timnya kehilangan momentum di babak kedua karena kondisi lapangan yang semakin buruk.

“Di babak pertama kami mendominasi dan menciptakan beberapa peluang. Namun, di babak kedua, lapangan yang buruk membuat kami kesulitan bermain,” kata Marcelo.

Kritik dari Pendukung Persik Kediri

Bukan hanya pelatih, pendukung Persik Kediri pun ramai-ramai melontarkan kritik melalui media sosial. Di unggahan resmi hasil pertandingan, banyak komentar yang menyoroti buruknya kondisi lapangan Stadion Brawijaya. Beberapa komentar menyebutkan bahwa lapangan tersebut lebih cocok untuk kandang ternak daripada arena Liga 1.

“Sekelas Liga 1 tapi lapangannya nggak banget, mending pindah home base daripada nahan malu main di lapangan yang kondisinya udah nggak layak,” tulis akun @grcevaa.

“Pertandingan sudah selesai, mari kita masukkan kembali sapi dan bebek kita ri #djajati,” sindir @putraary_.

Komentar pedas lainnya datang dari akun @jackbarber313 yang menulis, “Sekelas Mbappe kalau main di Brawijaya juga tetap jatuh berguling.”

Tidak sedikit pula yang menyalahkan kondisi lapangan sebagai penyebab performa Persik di kandang tidak maksimal, seperti yang dikatakan oleh akun @dark.moon.apocalypse,

“Penyebab ratau menang kandang, lapangane bosok.”

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore