
Penampilan Brandon Scheunemann saat masih berkostum PSIS. (Instagram: @psisofficial)
JawaPos.com - Bursa transfer Januari 2025 memasuki fase akhir. Arema FC menunjukkan langkah taktis dengan mendatangkan pemain muda berbakat untuk memperkuat skuad mereka.
Meskipun awalnya terkesan tidak terlalu agresif, Arema FC kini tampil lebih aktif menjelang penutupan bursa transfer. Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah Brandon Scheunemann, pemain serbabisa yang didatangkan dari PSIS Semarang dengan status kontrak permanen selama dua tahun.
Arema FC melalui General Manager Muhammad Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa perekrutan Brandon bukan sekadar solusi jangka pendek. Tetapi bagian dari visi jangka panjang klub.
"Brandon kami kontrak selama dua tahun. Tujuannya, kami ingin mempersiapkan pemain muda untuk kebutuhan jangka panjang Arema. Dia adalah salah satu hasil dari program scouting yang sedang kami jalankan," ungkap Yusrinal dalam pernyataan resmi, Selasa malam, 14 Januari 2025.
Sebagai pemain berusia 19 tahun, Brandon memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi. Seperti stoper dan gelandang bertahan. Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan Arema. Terutama di tengah kendala cedera panjang yang dialami dua pemain belakang mereka, Daffa Fahish dan Syaeful Anwar.
Brandon bukan nama asing dalam dunia sepak bola Indonesia. Meskipun masih muda, ia sudah mencatatkan pengalaman bermain di kasta tertinggi Liga 1 sejak debut bersama PSIS Semarang pada tahun 2022.
Tak hanya itu, ia juga pernah menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-20. Yang memberikan pengalaman kompetitif di level internasional.
Yang menarik, Brandon adalah putra kelahiran Malang. Kota yang juga menjadi basis Arema FC. Sebagai anak dari Timo Scheunemann, mantan pemain dan pelatih dengan darah Jerman, Brandon sudah akrab dengan budaya sepak bola Malang sejak kecil. Hal ini membuatnya memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Arema.
Pelatih Arema FC, Ze Gomes, menyambut baik kedatangan Brandon. Ia menyebutnya sebagai langkah strategis yang memenuhi kebutuhan tim saat ini. Sekaligus menjadi pondasi untuk masa depan.
“Ada dua tujuan yang kami kejar. Dia bisa menambah kekuatan tim saat ini. Sekaligus menjadi fondasi untuk masa depan,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.
Langkah ini sejalan dengan strategi klub yang semakin menitikberatkan pada pengembangan pemain muda melalui program scouting. Sebelumnya, Arema juga berhasil merekrut Aswin, pemain muda berbakat dari PON Sulawesi Barat. Yang ditemukan dalam ajang PON 2023.
Dengan kontrak berdurasi dua tahun, Brandon diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan di lini belakang Arema FC. Yang sedang menghadapi tantangan.
Kehadirannya bukan hanya menambah kedalaman skuad. Tetapi juga memberikan warna baru dalam permainan tim.
Langkah Arema FC mendatangkan Brandon menunjukkan keseriusan klub untuk tetap kompetitif di BRI Liga 1 musim 2024/2025. Dengan memadukan pengalaman, bakat muda, dan visi jangka panjang, Arema optimis dapat membangun tim yang lebih solid dan berprestasi.
Sebagai putra daerah yang kini kembali ke rumah, Brandon Scheunemann membawa harapan besar bagi publik Malang. Kini, semua mata tertuju padanya untuk melihat bagaimana ia akan membuktikan diri sebagai salah satu aset berharga Arema FC.
