
Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kanan) didampingi Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali menyampaikan keterangan pers terkait pemberhentian pelatih Shin Tae-yong (STY) di Jakarta, Senin (6/1/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyampaikan dua kabar terkait perkembangan program naturalisasi dua pemain keturunan Belanda-Indonesia, Jairo Riedewald dan Mitchel Bakker. Salah satunya informasinya tak menggembirakan penggemar Timnas Indonesia.
Program naturalisasi PSSI untuk Timnas Indonesia terus berlanjut. Pada tahun ini, induk olahraga sepak bola nasional itu sedang memproses tiga pemain, yakni Ole Romeny, Tim Geypens, dan Dion Markx.
Di sisi lain, kabar pemain Belanda yang tertarik dan bisa bela Timnas Indonesia semakin banyak. Dua di antaramya adalah Jairo Riedewald dan Mitchel Bakker.
Kedua pemain yang dikaitkan dengan Timnas Indonesia level dan kualitasnya bukan kaleng-kaleng. Mereka terbilang nama besar dengan segudang pengalaman dan juga prestasi.
Jairo Riedewald misalnya, pemain berusia 28 tahun jebolan Jong Ajax. Dia pernah masuk tim utama Ajax Amsterdam, kemudian hengkang ke Crystal Palace untuk bermain di Premier League Inggris, salah satu kompetisi terbaik di dunia.
Sementara Mitchell Bakker, bek asal Belanda berusia 24 tahun itu juga jebolan Jong Ajax dan pernah membela Paris Saint Germain, Bayer Leverkusen, Atalanta, dan kini LOSC Lille. Gelar Ligue 1 Prancis dan Europa League pernah dia rengkuh bersama tim-tim tersebut.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir tak menampik bahwa federasi tertarik dengan keduanya. Pergerakan pun telah dilakukan oleh PSSI. "Kita sedang approach Jairo (Riedewald) untuk gabung tim nasional,” katanya di Jakarta, Senin (6/1).
Mitchel Bakker juga telah didekati oleh PSSI. Tapi ada satu hal yang berbuah kabar buruk dan sulit untuk menaturalisasi pemain berusia 24 tahun tersebut.
“Kalau (Mitchel) Bakker, kita sudah cek, agak sulit karena bukan sesuai regulasi FIFA, yaitu ibu/bapak atau kakek/neneknya (harus punya darah Indonesia),” ujar Erick.
“Harapannya dia bisa membela Timnas Indonesia. Tingginya 189 sentimeter dan bisa main sebagai midfielder juga,” jelasnya menambahkan.
Dengan demikian, kemungkinan besar Timnas Indonesia hanya akan menambah satu pemain lagi untuk proses naturalisasi. Itupun harus menunggu jawaban dari Jairo Riedewald terlebih dahulu.
