Logo JawaPos
Author avatar - Image
02 Januari 2025, 19.38 WIB

Evan Dimas Buka Peluang Jadi Pelatih Sepak Bola Setelah Dilepas Persik Kediri, Paul Munster Beri Dukungan

Evan Dimas resmi dilepas Persik Kediri. (Instagram/@evhandimas) - Image

Evan Dimas resmi dilepas Persik Kediri. (Instagram/@evhandimas)

 

JawaPos.com - Persik Kediri resmi melepas Evan Dimas di bursa transfer paruh musim Liga 1 Indonesia 2024/2025. Fakta ini membuat Evan berstatus 'nganggur' karena belum mendapat klub baru, walau punya potensi meniti karier sebagai pelatih.

"Manajemen dan pemain bersepakat untuk mengakhiri kerja sama. Kami mengucapkan terima kasih dan mendoakan yang terbaik untuk karier Evan Dimas ke depannya," ucap pelatih Marcelo Rospide mengutip dari laman resmi klub, Kamis (2/1). 

Melansir Transfermarkt, Evan Dimas hanya bermain satu kali dari 17 pertandingan Persik Kediri di Liga 1 musim ini. Ia melakukannya saat laga melawan PSBS Biak dan bermain selama 22 menit. Setelah itu, pemain berposisi gelandang tersebut hanya menjadi penghangat bangku cadangan, bahkan tidak ada di dalam skuad. 

Setelah kabar ia dilepas oleh Persik Kediri, Evan Dimas juga memposting video di Instagram pribadinya yang sedang melatih sepak bola dengan tiga anak kecil. "Jangan biarkan bakat anak bangsa tidak berkembang," tulisnya di caption postingan tersebut melalui akun Instagram @evhandimas.

Melihat postingan tersebut, netizen banyak yang menduga bahwa Evan Dimas akan membuka peluang menjadi pelatih sepak bola dan sudah mengambil lisensi kepelatihan. "Habis ambil lisensi C mantap mas," tulis komentar salah satu netizen yang juga mendapatkan like dari sang pemain. 

Di postingan sebelumnya, pemain yang pernah menjuarai Liga 1 bersama Bhayangkara FC ini sempat membagikan momen dirinya sedang mengambil kursus kepelatihan lisensi C. "Lisensi C Yogyakarta, untuk Indonesia, jaya, jaya, istimewa," tulis Evan Dimas di postingan yang diupload tanggal 19 Desember tersebut. 

Postingan itu mendapatkan sambutan positif yang salah satunya datang dari pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster. Ia bahkan, menyebut Evan Dimas sebagai "Big Coach" di kolom komentar dan dibalas dengan emoji tertawa oleh pemain yang selalu ikonik dengan nomor punggung enam tersebut. 

Lalu, digunakan untuk apa sebenarnya lisensi C dalam sepak bola? Yeyen Tumena yang saat ini menjabat sebagai Kepala Edukasi Kepelatihan Departemen Teknik PSSI, sempat memberikan detail tentang hal tersebut. 

Mantan pemain Timnas Indonesia yang pernah tergabung dalam skuad Piala Asia 1996 itu mengungkapkan bahwa pemegang lisensi C baru boleh melatih untuk pemain kategori usia 12-14 tahun. Pada usia tersebut, para pemain diajarkan cara bermain 7 vs 7 sampai 8 vs 8.

Bagi pemain seperti Evan Dimas yang pernah membela Timnas Indonesia langsung mengambil lisensi C tanpa harus mengambil lisensi D. "Untuk mantan pemain Timnas Indonesia boleh langsung ambil lisensi C tanpa harus ambil lisensi D terlebih dahulu. Bahkan, kalau di UEFA, pemain timnas langsung lisensi B," katanya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore