Paul Munster belum memutuskan siapa yang akan mengisi ujung tombak Persebaya Surabaya saat hadapi PSIS Semarang antara Flavio Silva dan Rizky Dwi. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Jelang laga Persebaya Surabaya melawan PSIS Semarang di pekan ke-10 Liga 1 Indonesia 2024/2025, pertandingan tersebut akan digelar pada Sabtu (2/11) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pelatih Paul Munster terang-terangan bicara soal kondisi lini serang timnya.
Meski kini bertengger di posisi keempat dengan 18 poin, Persebaya Surabaya wajib meraih kemenangan agar bisa mengejar Bali United yang memuncaki klasemen dengan selisih dua poin.
Munster mengakui performa lini depan menjadi sorotan utama yang perlu pembenahan.
Persebaya Surabaya dihadapkan pada dilema dalam memilih antara dua striker, Flavio Silva dan Rizky Dwi, yang masing-masing memiliki karakteristik berbeda.
“Kami sudah bekerja keras di lini depan dan fokus pada detail serangan, terutama di sepertiga akhir,” ujar Munster saat ditemui dalam sesi latihan tim.
Flavio Silva menjadi striker utama dengan kontribusi waktu bermain terbanyak, tampil dalam sembilan laga dengan delapan kali sebagai starter.
Namun, sayangnya, performa Flavio dalam urusan mencetak gol masih belum sesuai ekspektasi karena ia baru menyumbang satu gol musim ini.
Dengan catatan 90 menit per laga dan total 810 menit bermain, Flavio mencatatkan frekuensi gol setiap 853 menit. Catatan ini menunjukkan betapa rendahnya produktivitas striker andalan Persebaya ini di lini depan.
Rizky Dwi di sisi lain adalah opsi yang lebih jarang dimainkan dengan hanya tiga kali tampil dan satu kali menjadi starter.
Dengan menit bermain rata-rata 36 per laga, ia total bermain 109 menit tanpa mencetak satu gol pun.
Meski secara statistik, Rizky belum mencatatkan torehan gol, ia tetap dianggap Munster memiliki potensi dan gaya bermain yang berbeda dengan Flavio.
Paul Munster juga menyampaikan tim pelatih telah berupaya memberi dukungan maksimal bagi lini serang melalui latihan intensif dan penyajian video presentasi yang detail.
“Kami terus memberikan solusi bagaimana mencetak gol, masalahnya hanya pada eksekusi di lapangan,” ujar Munster. Menurutnya, kemampuan penyelesaian akhir menjadi fokus utama untuk membawa tim tampil konsisten.
Pelatih asal Irlandia Utara itu juga menekankan pentingnya menjaga semangat dan mentalitas positif dalam menghadapi kritik.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
