Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Oktober 2024 | 18.12 WIB

Mengintip Rekor Pertemuan Pelatih Bahrain vs Timnas Indonesia, Dragan Talajic Ketar-ketir Melihat Skuad Shin Tae-yong

Shin Tae-yong tak ingin skuad Timnas Indonesia terbebani kekalahan memalukan dari Bahrain 10-0. (Dok. PSSI) - Image

Shin Tae-yong tak ingin skuad Timnas Indonesia terbebani kekalahan memalukan dari Bahrain 10-0. (Dok. PSSI)

JawaPos.com — Pertandingan antara Bahrain dan Timnas Indonesia dijadwalkan pada Kamis (10/10) pukul 23.00 WIB di Bahrain National Stadium, Riffa. Laga ini menjadi sorotan utama di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, di mana kedua tim akan bertarung memperebutkan poin penting untuk melaju ke babak berikutnya.

Pelatih Bahrain, Dragan Talajic, menunjukkan kewaspadaan tinggi menjelang pertandingan ini. Dia tidak mau meremehkan Timnas Indonesia meski beberapa pihak menganggap Garuda sebagai lawan yang mudah.

"Beberapa orang berpikir mereka adalah lawan mudah, namun sebenarnya tidak demikian. Mereka punya beberapa pemain top dari Belanda, satu di Inggris, satu di Australia, dan kiper di Amerika Serikat. Ini adalah skuad internasional," ujar Talajic.

Timnas Indonesia, di bawah asuhan Shin Tae-yong, semakin diperkuat dengan kehadiran pemain-pemain naturalisasi. Banyak pemain yang memiliki pengalaman bermain di liga-liga Eropa membawa kualitas tambahan bagi Garuda. Shin Tae-yong menekankan pentingnya fokus pada permainan sendiri tanpa terpengaruh oleh rekor pertemuan sebelumnya.

"Daripada kita memikirkan balas dendam atas kekalahan itu, kita lebih baik berfokus ke permainan. Bagaimana kita bisa menunjukkan permainan yang kita suka dan permainan yang kita rencanakan," tegas Shin Tae-yong.

Pernyataan ini menunjukkan kesiapan mental Timnas Indonesia untuk menghadapi Bahrain tanpa terbebani oleh sejarah.

Bahrain, yang dikenal dengan julukan Dilmun's Warriors, menunjukkan performa yang bervariasi dalam beberapa laga terakhir. Mereka menang 1-0 melawan Australia, namun mengalami kekalahan telak 0-5 dari Jepang. Hal ini menunjukkan bahwa Bahrain memiliki kemampuan untuk tampil kuat melawan tim-tim tertentu walau masih perlu memperbaiki konsistensi mereka.

Dalam dua pertandingan terakhir, Bahrain menggunakan formasi 4-4-2 yang memungkinkan mereka untuk bertahan dengan baik dan memanfaatkan serangan balik. Strategi ini terbukti efektif saat Bahrain berhasil menaklukkan Australia dengan skor 1-0.

Namun, saat bertemu dengan Jepang, strategi defensif Bahrain tidak mampu menahan serangan agresif Jepang yang menghasilkan lima gol. Kekalahan ini menjadi pelajaran penting bagi Talajic untuk memperbaiki strategi tim ke depannya. Meski demikian, Bahrain tetap bertekad untuk tampil maksimal dalam laga melawan Timnas Indonesia.

Di sisi lain, Timnas Indonesia menerapkan pakem 3-4-3 yang lebih fokus pada pertahanan dan serangan balik. Wingback serta winger aktif turun membantu lini pertahanan, menciptakan formasi 5-4-1 saat diperlukan.

Serangan balik Garuda telah terbukti efektif dalam beberapa pertandingan terakhir. Kombinasi Witan Sulaeman dan Rafael Struijk mampu mengeksploitasi ruang kosong di sisi sayap lawan, menciptakan peluang berbahaya. Salah satu momen penting adalah gol melawan Arab Saudi yang terjadi berkat umpan terobosan Witan.

Selain itu, pertahanan Timnas Indonesia juga kukuh dengan mengandalkan tiga bek tengah yang disiplin. Strategi ini membuat lawan seperti Australia dan Arab Saudi kesulitan mencetak gol.

Kehadiran pemain-pemain naturalisasi seperti Mees Hilgers dan Eliano Reijnders semakin memperkuat skuad Garuda. Mees Hilgers, yang berstatus pemain termahal di tim, membawa pengalaman bermain di liga Eropa seperti Europa League.

Eliano Reijnders juga menjadi aset penting dengan kemampuan teknik dan visi bermainnya yang mumpuni. Kedua pemain ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam serangan dan pertahanan Garuda.

Dragan Talajic kini harus mempersiapkan strategi khusus menghadapi skuad Timnas Indonesia yang semakin solid. Kesadaran akan kualitas pemain-pemain Timnas Indonesia membuat Talajic tidak ingin lengah.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore