Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 April 2025 | 17.44 WIB

Kisah bak Dongeng Tercipta di Liga Europa, Klub Norwegia Bodo/Glimt Catatkan Sejarah Usai Singkirkan Lazio Lewat Adu Penalti

Para pemain Bodo/Glimt berselebrasi usai menyingkirkan Lazio di Liga Europa. (X/@Glimt)

 

JawaPos.com - Perjalanan luar biasa Bodo/Glimt di Liga Europa berlanjut setelah secara mengejutkan menyingkirkan tim kuat Lazio di Liga Europa 2024/2025. Torehan positif itu juga mengantarkan mereka menjadi tim Norwegia pertama yang mencapai semifinal di turnamen tersebut.

Bodo/Glimt bertamu ke markas Lazio pada leg kedua babak perempat final Liga Europa. Bermain di Stadio Olimpico, Jumat (18/4) dini hari WIB, mereka menang 3-2 dalam babak adu penalti.

Lazio terlihat telah melakukan semua yang mereka butuhkan, membalikkan ketertinggalan dua gol dari leg pertama di Norwegia untuk unggul 3-0 di Stadio Olimpico.

Namun, sebuah gol di babak perpanjangan waktu dari pemain Bodo/Glimt, Andreas Helmersen, membuat pertandingan berlanjut ke babak adu penalti, di mana kiper Nikita Haikin menjadi pahlawan.

Lazio telah memimpin sejak menit ke-21 melalui sontekan indah dari Taty Castellanos dan hal tersebut menjadi penentu jalannya pertandingan, dengan tim asal Italia mendominasi dan tim tamu kesulitan untuk mengimbangi umpan-umpan apik dari tim besutan Marco Baroni.

Namun, butuh waktu hingga waktu tambahan babak kedua bagi Tijani Noslin untuk mencetak gol kedua untuk membuat skor menjadi 2-2 secara agregat dan membawa pertandingan ke babak perpanjangan waktu.

Biancoceleste terus tampil menyerang dan mendapatkan hasil dengan sundulan Boulaye Dia membawa tim tuan rumah unggul 3-2 secara agregat 10 menit setelah babak pertama berakhir.

Kemudian datanglah penampilan cemerlang dari Helmersen yang menentukan. Setelah gagal mencetak gol di babak kedua, ia mencetak gol dengan sundulan keras ke bawah untuk menyamakan skor agregat menjadi 3-3, memberikan Bodo/Glimt sebuah harapan yang sulit dipercaya.

Dan, ketika pertandingan berlanjut ke babak tos-tosan, Segalanya terlihat suram bagi klub Norwegia tersebut ketika Jens Petter Hauge melihat tendangannya dari titik putih digagalkan kiper Lazio dan eksekusi penyerang tim tuan rumah, Dia berhasil menjebol gawang Haikin.

Haikin, pemain Rusia kelahiran Israel yang menghabiskan sebagian besar masa remajanya di London, mampu tampil cemerlang di babak penalti setelahnya.

Haikin melakukan penyelamatan dari sepakan Loum Tchaouna dan melihat tendangan Noslin melebar serta dengan Bodo/Glimt mencetak tiga tendangan berikutnya,

Ada satu kejutan terakhir sebelum kisah dongeng ini berakhir, dengan eksekusi Patrick Berg yang melambung tinggi di atas mistar gawang dan Haikin kembali tampil sebagai pahlawan.

Dia mengukuhkan status pahlawannya dengan menggagalkan tendangan Castellanos untuk meraih kemenangan 3-2 dalam drama adu penalti yang membuat mereka menjadi tim Norwegia pertama yang mencapai babak empat besar kompetisi besar di Eropa.

"Ada begitu banyak hal yang tidak terduga, tetapi tim berhasil melakukannya. Nikita menjadi penentu bagi kami. Ia menentukan pertandingan dan adu penalti,” kata pelatih Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore