
Alessandro Bastoni. (Instagram/@alessandrobastoni)
JawaPos.com - Inter Milan memastikan satu tempat di final Piala Super Italia setelah berhasil mengalahkan Atalanta di babak semifinal. Laga yang digelar di Al-Awwal Park, Riyadh, Jumat (3/1), itu berakhir dengan skor 2-0.
Mereka tinggal menunggu lawan antara AC Milan atau Juventus yang bertemu di babak semifinal lainnya. Pertandingan final nanti akan menentukan apakah akan menjadi Derby Milan atau Derby d'Italia.
Di Liga Italia, Inter Milan belum pernah menang melawan kedua tim tersebut. Satu kekalahan yang diderita Nerazzurri didapatkan dari AC Milan, sementara saat melawan Juventus mereka bermain imbang dengan skor 4-4.
Hal tersebut yang membuat Alessandro Bastoni menyiapkan misi balas dendam ke AC Milan dan Juventus. "Di liga kami tidak menampilkan salah satu penampilan terbaik kami melawan salah satu dari mereka. Kami tentu memiliki keinginan kuat untuk membalas dendam. Aku bek Inter berusia 25 tahun, tidak peduli siapa pun yang kami hadapi." ucapnya kepada Sport Mediaset mengutip dari Sempre Inter, Jumat (3/1).
Sementara itu, Alessandro Bastoni mengungkapkan kesulitan timnya saat melawan Atalanta. "Kami tahu betapa sulitnya melawan Atalanta. Mereka tidak memberi kami banyak ruang. Itu tidak mudah."
Beruntung tim asuhan Simone Inzaghi memiliki pemain yang punya kemampuan skill individu dan itu dipuji oleh Alessandro Bastoni. "Dalam situasi seperti ini, bakat individu harus muncul. Dan hari ini Denzel Dumfries menunjukkannya." ujarnya.
Jika Inter Milan mampu menang di laga final, mereka akan menambah gelar Piala Super Italia menjadi sembilan. Terakhir mereka menjuarai ajang tersebut adalah tahun 2024 setelah mengalahkan Napoli dengan skor 0-1.
