
Menko Kemaritiman Luhut B Panjaitan
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menegaskan tidak ada penyadapan yang dilakukan insitusi negara untuk kepentingan orang per orang. Hal itu disampaikan menyikapi pernyataan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono yang merasa dirinya disadap
"Saya kira tidak ada penyadapan, dan sudah ada bantahan resmi dari BIN. Kita pegang itu saja," ujar Luhut usai menghadiri acara peluncuran buku di Grand Sahid Jaya, Sudirman, Jakarta, Minggu (5/2).
Dengan pernyataan BIN tersebut, dia meminta agar tidak ada lagi keraguan jikalau institusi negara bukan alat untuk kepentingan seseorang. Melainkan alat untuk kepentingan negara.
"Saya kira BIN tidak melakukan seperti itu, kan BIN sudah mengeluarkan rilis resmi tentang itu. Saya kira pegangan kita di situ, jangan kita buat gaduh," tegasnya.
Mantan Menko Polhukam ini juga menegaskan bahwa pemerintah saat ini fokus menyelesaikan masalah negara yang ada. "Tidaklah kita terlibat yang aneh-aneh, mau membekinginya, sadap sini sadap sana, kampungan itu," sebut Luhut saat memberi sambutan di acara peluncuran buku Banteng Senayan dari Medan. (dna/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
