Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Oktober 2026 | 06.45 WIB

Google Tambah Fitur Anti-Penipuan di Android, Gemini Bisa Deteksi Pesan Mencurigakan

Logo Google Gemini AI melambangkan kecerdasan buatan generatif Google yang terintegrasi dalam ekosistem teknologi modern (Ars Technica) - Image

Logo Google Gemini AI melambangkan kecerdasan buatan generatif Google yang terintegrasi dalam ekosistem teknologi modern (Ars Technica)

JawaPos.com - Google menghadirkan sejumlah fitur keamanan baru di Android untuk melindungi pengguna dari penipuan digital. Salah satunya adalah fitur Deteksi Penipuan (Scam Detection) di aplikasi Google Messages yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) Gemini untuk menganalisis pesan mencurigakan.

Seperti dilansir dari Engadget, fitur opsional ini akan memberikan peringatan jika pesan terindikasi sebagai upaya penipuan. Misalnya, ketika seseorang berpura-pura salah mengirim pesan, tetapi terus mencoba menjalin komunikasi dengan menanyakan nama penerima.

Google menjelaskan, analisis pesan dilakukan melalui Private AI Compute, sistem pemrosesan yang dirancang untuk menjaga privasi pengguna. Sementara itu, Gemini Nano akan memeriksa tautan di aplikasi Messages langsung di perangkat sebelum pengguna mengekliknya.

Fitur ini akan tersedia di Google Pixel 10 ke atas, Samsung Galaxy S26, Galaxy Z Flip, Galaxy Fold 8, dan sejumlah perangkat pilihan lainnya. Google juga bekerja sama dengan Honor, Motorola, OPPO, OnePlus, realme, vivo, dan Xiaomi untuk memperluas fitur deteksi penipuan melalui notifikasi pesan. Fitur tersebut ditargetkan hadir di perangkat mereka pada akhir tahun ini.

Selain itu, Google menghadirkan perlindungan privasi berbagi layar untuk perangkat Android 15 ke atas mulai akhir Oktober. Fitur ini akan menyembunyikan informasi sensitif, seperti kata sandi, informasi perbankan, dan kode keamanan kartu kredit ketika pengguna berbagi layar melalui Chrome atau Android WebView.

Pada awal Desember, Google juga berencana meluncurkan fitur perlindungan penerusan panggilan (call forwarding protection) untuk perangkat Pixel dan sejumlah perangkat lainnya. Fitur ini akan mencegah aplikasi mengaktifkan penerusan panggilan secara diam-diam serta memperingatkan pengguna jika ada upaya penipuan yang meminta mereka memasukkan kode MMI.

Di Brasil, Google bekerja sama dengan sejumlah bank untuk memverifikasi panggilan masuk yang mengatasnamakan pihak bank. Panggilan yang gagal melewati pemeriksaan akan diputus secara otomatis. Sejak diluncurkan pada Juni lalu, fitur tersebut diklaim telah memblokir lebih dari tiga juta panggilan palsu.

Google belum memastikan kapan perlindungan panggilan tersebut akan tersedia di Amerika Serikat. Perusahaan menyatakan akan memperluas kerja sama dengan lebih banyak bank untuk meningkatkan perlindungan pengguna dari penipuan.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore