Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 Mei 2026 | 03.32 WIB

Honda Investasi Rp660 Triliun untuk Mobil Masa Depan, ASEAN Jadi Pasar Prioritas

Honda melakukan world premiere dua mobil konsep terbaru, yakni Honda Hybrid Sedan Prototype dan Acura Hybrid SUV Prototype. (Honda Global) - Image

Honda melakukan world premiere dua mobil konsep terbaru, yakni Honda Hybrid Sedan Prototype dan Acura Hybrid SUV Prototype. (Honda Global)

JawaPos.com - Honda Motor Co., Ltd. resmi membeberkan strategi global terbarunya dalam memperkuat bisnis otomotif menuju era elektrifikasi.

Langkah ini menjadi bagian dari roadmap jangka panjang Honda untuk menghadirkan kendaraan yang lebih efisien, cerdas, dan tetap mempertahankan karakter berkendara khas Honda yang sporty dan menyenangkan.

Dalam presentasi global yang dipimpin langsung oleh President dan Global CEO Honda Motor Co., Ltd., Toshihiro Mibe, Honda sekaligus melakukan world premiere dua mobil konsep terbaru, yakni Honda Hybrid Sedan Prototype dan Acura Hybrid SUV Prototype.
 
Kedua kendaraan tersebut menjadi representasi generasi baru teknologi elektrifikasi Honda yang dijadwalkan mulai masuk pasar global dalam dua tahun mendatang.
 
Honda menyebut generasi terbaru ini dibangun menggunakan sistem hybrid yang sepenuhnya baru, mulai dari platform kendaraan, sistem penggerak, hingga teknologi electric AWD yang dirancang ulang untuk menghadirkan efisiensi dan performa lebih optimal.
 
Mulai tahun 2027, Honda akan meluncurkan model-model berbasis teknologi terbaru ini secara bertahap di berbagai pasar dunia, termasuk Asia dan kawasan ASEAN.
 
Total, Honda menargetkan menghadirkan 15 model baru hingga akhir tahun fiskal 2030.
 
Pabrikan Jepang tersebut mengklaim efisiensi energi generasi hybrid terbaru meningkat sekitar 10 persen dibanding model sebelumnya. Meski fokus pada efisiensi dan elektrifikasi, Honda menegaskan sensasi berkendara tetap menjadi prioritas utama.
 
Untuk mempercepat pengembangan kendaraan masa depan, Honda juga memperkenalkan pendekatan baru bernama Triple Half.
 
Strategi ini bertujuan memangkas biaya, waktu, dan beban pengembangan kendaraan hingga 50 persen dibanding kondisi pada 2025.
 
Selain teknologi hybrid, Honda turut menyiapkan integrasi sistem operasi pintar ASIMO OS ke kendaraan generasi mendatang.
 
Teknologi ini sebelumnya dikembangkan sebagai inti pengalaman kendaraan listrik Honda dan akan membawa fitur mobilitas cerdas ke lebih banyak segmen kendaraan.
 
Honda juga memastikan kawasan Asia, termasuk India dan ASEAN, menjadi bagian penting dalam strategi pertumbuhan globalnya.
 
Model-model terbaru nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan konsumen di masing-masing negara, bukan sekadar versi adaptasi dari pasar global.
 
Di sisi lain, Honda terus mempercepat pengembangan kendaraan listrik murni melalui platform EV generasi baru, teknologi baterai solid-state, serta sistem Advanced Driver Assistance System (ADAS) terbaru yang ditargetkan mulai hadir pada 2028.
 
Seluruh strategi tersebut menjadi bagian dari komitmen Honda menuju target carbon neutrality pada 2050. Untuk merealisasikan roadmap besar ini, Honda menyiapkan investasi global mencapai 6,2 triliun yen atau sekitar Rp660 triliun dalam tiga tahun ke depan.
 
Investasi tersebut mencakup pengembangan kendaraan baru, pengembangan perangkat lunak senilai 1 triliun yen, serta percepatan teknologi elektrifikasi di berbagai lini produk Honda.
 
Menurut Toshihiro Mibe, Honda ingin memastikan transformasi menuju era elektrifikasi tetap mempertahankan karakter utama kendaraan Honda yang efisien, relevan, dan menyenangkan untuk dikendarai.
Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore