
Presiden Prabowo Subianto tiba di Lanud Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru, Riau, Senin (24/8). (Youtube Setpres)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Pekanbaru, Riau, Senin (24/8), untuk meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam kunjungan tersebut, Prabowo didampingi sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, kunjungan ke Riau merupakan rangkaian agenda Kepala Negara setelah sebelumnya meninjau penanganan karhutla di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, pada Sabtu (22/8).
"Setelah meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, Presiden Prabowo Subianto akan melanjutkan kunjungan ke Sumatera, yang akan dimulai dari Provinsi Riau, untuk memastikan penanganan karhutla berjalan cepat, terpadu, dan efektif," kata Prasetyo Hadi kepada wartawan, Senin (24/8).
Menurut Prasetyo, Presiden telah memastikan seluruh upaya pemerintah dalam menghadapi karhutla dilakukan secara maksimal. Sejumlah langkah tambahan juga telah disiapkan untuk mempercepat pemadaman dan melindungi masyarakat yang terdampak.
Pemerintah, kata dia, menambah armada helikopter untuk operasi water bombing. Selain itu, personel di lapangan diperkuat dengan melibatkan unsur TNI, Polri, serta Manggala Agni. Fasilitas kesehatan juga disiagakan untuk mengantisipasi dampak karhutla terhadap warga.
Prabowo juga meminta aparat penegak hukum mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang dinilai bertanggung jawab atas terjadinya kebakaran di area konsesi.
"Selain itu, Presiden juga telah menginstruksikan tindakan tegas tanpa kompromi, di mana aparat penegak hukum telah memulai proses penyelidikan terhadap sejumlah area konsesi korporasi yang terbukti terbakar maupun lalai dalam menjaga lahannya," tegas Prasetyo.
Baca Juga:Ramalan Zodiak Aquarius 24 Agustus 2026: Mulai dari Cinta, Karier, Kesehatan, dan Keuangan
Lebih lanjut, Prasetyo turut memaparkan kondisi titik panas di wilayah Sumatera berdasarkan data Sistem Monitoring Karhutla (SiPongi) Kementerian Kehutanan. Saat ini, ribuan hotspot terdeteksi di sejumlah provinsi.
"Berdasarkan data SiPongi Kementerian Kehutanan, terdapat 2.894 hotspot di 10 provinsi di Sumatera, dengan konsentrasi tertinggi di Sumatera Selatan sebanyak 1.410 titik, Riau 480 titik, dan Jambi 425 titik. Luas lahan terbakar di 10 provinsi Sumatera pada 2026 tercatat mencapai 36.047,64 hektare," jelas Prasetyo.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Valencia vs Celta Vigo di Liga Spanyol: Los Che Bisa Kesulitan di Kandang!
Prediksi Skor Brighton & Hove Albion vs Aston Villa di Liga Inggris 2026/2027: Laga Berakhir Imbang!
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Groningen di Liga Belanda: Boeren Enggan Malu di Kandang!
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Los Rojiblancos Diunggulkan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Novel Baswedan Soroti Dugaan Kompromi Penyelidikan KPK di Kabupaten Bogor
Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Sevilla di Liga Spanyol 2026/2027: Los Leones Diunggulkan Menang
Tak Hanya Jenderal TNI-Polri, Pengusaha Haji Isam Dikabarkan Dapat Tugas Tangani Karhutla di Kalsel
