
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com-Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan langkah strategis baru pengelolaan bantuan sosial di Indonesia. Kini, setiap desa diwajibkan memiliki operator data khusus agar Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) tetap akurat dan mutakhir.
Langkah tersebut diambil supaya semua bantuan dan program pemerintah tepat sasaran. Gus Ipul menekankan peran petugas lapangan dan perangkat desa sebagai ujung tombak sistem data yang transparan.
Gus Ipul menginginkan alur komunikasi jelas terkait data kemiskinan antara pusat dan daerah. Dia tidak ingin ada pemimpin daerah, mulai dari Kepala Desa sampai Bupati, tidak tahu data wilayahnya karena proses tidak transparan.
"Jadi data itu kita terima dari bawah, kita tidak mau ada Kepala Desa, Bupati atau Wali Kota tidak mengetahui data tersebut. Setiap data disalurkan lewat jalur resmi dan partisipasi," ujar Gus Ipul saat menerima audiensi Bupati Deli Serdang dan Wakil Bupati Sampang di Kantor Kemensos, Rabu (29/4).
Pesan ini agar pemutakhiran data dilakukan secara rutin karena status sosial ekonomi masyarakat dinamis. Menariknya, data yang dimutakhirkan akan langsung dikelola Badan Pusat Statistik (BPS) agar objektivitas terjaga. "Jadi tidak ada otak atik data dulu," tegas Gus Ipul.
Misi Penjangkauan Siswa Sekolah Rakyat
Selain bantuan tunai, Gus Ipul juga berpesan kepada kepala daerah sukseskan program Sekolah Rakyat. Pemimpin daerah diminta terjun langsung memantau penjangkauan siswa dari keluarga prasejahtera agar dapat akses pendidikan layak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022