
Mobil berkelir hitam yang diduga membawa Bupati Rejang Lebing Fikri Thobari dan pihak-pihak lainnya yang diamankan dalam OTT di Bengkulu tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (10/3). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (10/3). Fikri Thobari diamankan tim penindakan KPK setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT).
Lembaga antirasuah belum membeberkan secara rinci siapa saja yang dibawa ke markas KPK dalam OTT yang menyasar Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari.
Pantauan JawaPos.com, lebih dari 5 mobil berwarna hitam yang diduga membawa Bupati Rejang Lebong dan pihak-pihak yang diamankan memasuki Gedung KPK, sekitar pukul 09.15 WIB.
Namun, mereka yang diamankan diturunkan di basement KPK. Sehingga tidak ada visual yang menggambarkan wajah dari mereka yang digelandang ke Jakarta.
Diduga operasi senyap itu berkaitan dengan praktik pemberian fee proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto sebelumnya membenarkan bahwa pihaknya menangkap Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari.
“Benar, Bupati Rejang Lebong,” ujar Fitroh, Selasa (10/3).
Fikri Thobari bersama beberapa pihak lainnya diduga terlibat dalam transaksi suap. Dalam operasi tersebut, tim satgas KPK juga mengamankan sejumlah uang tunai sebagai barang bukti.
“Ada uang tunai yang diamankan,” ucap Fitroh.
Namun, Fitroh belum membeberkan secara rinci dugaan tindak pidana yang menjerat Fikri Thobari dan pihak lain yang turut diamankan. Termasuk mengenai jumlah uang tunai yang disita dalam operasi tersebut.
Saat ini, KPK melakukan pemeriksaan intensif terhadap Fikri Thobari dan pihak-pihak lainnya. Lembaga antirasuah memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang telah diamankan dalam OTT tersebut.
