
The Gaia Hotel Bandung meraih Akreditasi TUV Rheinland dalam praktik keberlanjutan. (Istimewa).
JawaPos.com – TUV Rheinland, lembaga pengujian, inspeksi, dan sertifikasi global yang terakreditasi oleh Global Sustainable Tourism Council (GSTC), mengumumkan keberhasilan The Gaia Hotel Bandung meraih Sertifikasi GSTC.
Pengakuan ini menempatkan hotel bintang lima tersebut sebagai pionir yang teruji netralitas global dalam praktik keberlanjutan yang memberikan sinyal penting bagi pasar global.
“Sertifikasi ini adalah sinyal yang kuat bagi pasar internasional. Ketika sebuah hotel bersertifikasi di Indonesia, itu berarti Indonesia mampu berkompetisi dan memenuhi ekspektasi global, sehingga menarik investasi dan kunjungan wisatawan berkualitas,” papar Nyoman Susila, President Director TUV Rheinland Indonesia di Jakarta.
Audit komprehensif yang dilakukan TUV Rheinland selama sekitar tiga bulan menunjukkan bahwa komitmen The Gaia Hotel terhadap empat pilar GSTC, manajemen berkelanjutan, sosial-ekonomi, budaya, dan lingkungan, berada di atas rata-rata industri.
General Manager The Gaia Hotel Bandung, Novi Samodro, menegaskan bahwa sertifikasi ini adalah bagian dari strategi jangka panjang, bukan sekadar kewajiban administratif.
“Bagi Gaia Hotel, standarisasi GSTC bukan biaya tambahan, tetapi investasi fundamental atas janji kualitas kami kepada tamu dan seluruh pemangku kepentingan. Sertifikasi ini mengonfirmasi bahwa program dan inisiatif yang kami jalankan sudah sejalan dengan prinsip global terbaik,” jelasnya.
Sejumlah praktik di The Gaia Hotel dinilai telah memenuhi kriteria GSTC dan dapat menjadi benchmark bagi industri, antara lain penerapan kebijakan tanpa single-use plastic di seluruh layanan, penggunaan 100% lampu LED yang dipadukan dengan sistem LUTRON dan BAS untuk memantau efisiensi energi, serta komitmen mengutamakan pemasok lokal untuk bahan makanan dan kebutuhan operasional sehingga manfaat ekonomi pariwisata langsung dirasakan komunitas sekitar.
Berbagai studi di industri perhotelan menunjukkan bahwa langkah-langkah hijau seperti efisiensi energi, pengelolaan air, pengurangan sampah, dan sustainable sourcing bukan hanya menurunkan jejak lingkungan, tetapi juga menekan biaya operasional dan meningkatkan kepuasan tamu, membuat keberlanjutan menjadi keputusan bisnis yang cerdas.
Capaian The Gaia Hotel sejalan dengan dorongan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk menjadikan standar hijau dan keberlanjutan sebagai tolok ukur pengelolaan usaha pariwisata, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
“Kami melihat Gaia Hotel sebagai contoh nyata bagaimana standar keberlanjutan global dapat diterjemahkan menjadi praktik operasional yang konsisten dan berdampak. Harapan kami, Gaia tidak berhenti pada perolehan sertifikasi, tetapi terus menjadi benchmark bagi hotel-hotel lain di Indonesia yang ingin menggabungkan kualitas layanan dengan tanggung jawab tinggi terhadap lingkungan dan sosial masyarakat,” pungkas Nyoman.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
