Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Mei 2021 | 19.37 WIB

Pasien Covid-19 Wisma Atlet Didominasi Klaster Keluarga dan Mudik

Pasien Covid-19 saat memasuki mobil jemputan Bus Sekolah untuk dibawa ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet di Puskesmas Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (25/01). Jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia diprediksi bakal menembus angka 1 juta orang. Data ter - Image

Pasien Covid-19 saat memasuki mobil jemputan Bus Sekolah untuk dibawa ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet di Puskesmas Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (25/01). Jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia diprediksi bakal menembus angka 1 juta orang. Data ter

JawaPos.com - Klaster Covid-19 pasca libur Hari Raya Idul Fitri 2021 mulai bermunculan. Petugas di lapangan bertahap menemukan warga reaktif Covid-19 setelah mudik berdasarkan swab antigen. Hasil pemeriksaan PCR juga banyak yang mengkonfirmasi positif.

Koordinator Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Mayjen TNI Tugas Ratmono mengatakan, dalam sepekan terakhir ada kenaikan pasien Covid-19 di wilayahnya. Hasil penelusuran mendapati penambahan pasien ini berasal dari klaster keluarga.

"Klaster yang masuk ke Wisma Atlet ini yang terbanyak adalah klaster keluarga," kata Tugas, Selasa (25/5).

Kemunculan klaster keluarga ini diduga disebabkan karena kendornya protokol kesehatan di lingkup keluarga. Terutama saat terjadi pertemuan. Sehingga potensi penularan meningkat.

Selain itu, operasi penyekatan arus balik juga banyak menemukan pemudik reaktif Covid-19. Akibatnya, klaster pemudik ini juga mendominasi pasien RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Tentunya ini arus mudik. Dari ceck point pemeriksaan dilaporkan di sana ada yang positif dari antigen. Ini memberi kontribusi peningkatan kasus di Wisma Atlet. Mereka yang antigen positif kita tes PCR di sini, dan sebagian besar adalah positif," jelas Tugas.

Lebih lanjut, Jenderal Bintang Dua itu mengungkapkan, dalam sepekan terakhir terjadi lonjakan pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet mencapai 6 persen lebih. Pada 17 Mei 2021, keterisian tempat tidur hanya 15,02 persen, saat ini keterisian sudah mencapai 21,77 persen.

Baca juga: Prokes Dalam Rumah Dianjurkan Cegah Klaster Keluarga

"Ini seminggu pasca lebaran. Biasanya dua minggu pasca hari besar biasanya meningkat. Mudah-mudahan tak tajam pasca lebaran," pungkas Tugas.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore