alexametrics

Darurat Covid-19, Jumlah ICU dan Isolasi RS di 5 Provinsi Kritis

21 Januari 2021, 22:21:31 WIB

JawaPos.com – Penambahan kasus positif Covid-19 di Tanah Air semenjak sepekan terakhir selalu di atas 10 ribu. Bahkan sempat di angka 14 ribu. Penambahan yang tidak menurun itu berdampak pada ketersediaan ruang ICU dan isolasi di rumah sakit (RS).

Situasi itu diperparah pula dengan angka kematian harian menembus rekor 346 jiwa pada Kamis (21/1).

Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan, angka keterpakaian tempat tidur di rumah sakit rujukan di 34 provinsi semakin penuh. Kapasistas Bed Occupancy Rate (BOR) di 5 dari 7 provinsi atau sebanyak 70 persen. Situasi seperti itu terdapat di Pulau Jawa. Yakni, di DKI Jakarta, Jogjakarta, Jawa Barat, Banten, dan Jawa Timur.

“Hal ini menunjukkan bahwa provinsi-provinsi di Pulau Jawa memiliki status aktif yang cukup tinggi,” kata Wiku dalam konferensi pers virtual, Kamis (21/1).

Selain itu, angka keterpakaian tempat tidur yang berada di kisaran 50 sampai 69 persen terjadi di Jawa Tengah, Bali , Lampung Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Provinsi tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap lonjakan kasus dengan melakukan upaya antisipasi.

Dia meminta pimpinan daerah untuk berkoordinasi dengan Satgas penanganan Covid-19 di pusat untuk dapat menambah kapasitas bed dengan mengkonversi ruangan pelayanan kesehatan umum menjadi ruang pelayanan khusus untuk Covid-19. “Kemudian menambah jumlah tenaga kesehatan dengan membebaskan syarat kepemilikan untuk praktik,” kata Wiku.

Selain itu, layanan yang diberikan kepada pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan sesuai dengan standar, sehingga pasien yang dirawat dapat segera sembuh. Kesembuhan pada pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit merupakan salah satu kunci untuk menekan tingginya keterpakaian tempat tidur.

“Tren keterpakaian tempat tidur khusus pulau Jawa dan Bali selama pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tergolong fluktuatif,” ungkapnya.

Akan tetapi, Jawa Tengah dan Bali yang sudah mulai menampakkan perkembangan ke arah yang lebih positif. Yaitu, menyentuh angka BOR di bawah 70 persen. Jawa Tengah sejak 20 Januari lalu telah berhasil mencapai angka 69,601 persen. Sedangkan Bali adalah daerah dengan angka BOR selalu di bawah 70 persen.

Kendati demikian, Jawa Tengah dan Bali masih tergolong rawan mengalami peningkatan ketersediaan tempat tidur untuk pasien baru yang rendah. Menurut dia keterisian tempat tidur untuk isolasi mandiri maupun ICU harus ditangani segera.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

Editor : Ilham Safutra

Reporter : Marieska Harya Virdhani




Close Ads