
Menko Polhukam Mahfud MD (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)
JawaPos.com–Persidangan Habib Rizieq Shihab diwarnai kegaduhan. Sebagai terdakwa, Rizieq bahkan sempat menolak dengan keras mengikuti sidang secara virtual dan menginginkan dihadirkan langsung di ruang sidang.
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menilai, hakim persidangan harus lebih tegas dalam memimpin jalannya sidang. Pemahaman itu, dia sampaikan dalam kacamata sebagai seorang ahli tata negara.
Hal itu disampaikan Mahfud menjawab pertanyaan pengacara Hotman Paris Hutapea. Hotman menanyakan ihwal ketegasan sikap majelis hakim dalam memimpin jalannya persidangan Habib Rizieq.
”Sebagai profesor setuju nggak dengan sikap hakim? Atau perlu lebih keras?” tanya Hotman kepada Mahfud di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (20/3).
”Iya dong kalau itu. Tetapi itu urusan hakim lah, gitu ya. Saya pemerintah nggak boleh eh hakim harus begini, tidak boleh,” jawab Mahfud.
Kendati demikian, Mahfud sebagai menteri menolak ikut campur apalagi mengintervensi persidangan. Sebab, hal itu sudah sepenuhnya menjadi kewenangan majelis hakim. Pemerintah tidak boleh ikut campur dalam proses persidangan.
”Persidangan itu sudah keluar dari ranah pemerintah ya. Itu hakim, hakim punya wewenang untuk memerintahkan apapun. Nanti aparat pemerintah seperti polisi, kejaksaan, itu nanti melaksanakan. Kan itu sudah ada aturannya,” tegas Mahfud.
Sebelumnya, sidang lanjutan Habib Rizieq Shihab diwarnai kegaduhan. Rizieq menolak mengikuti sidang secara virtual. Dia meminta dihadirkan langsung di ruang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Atas kondisi itu, Habib Rizieq bahkan sempat marah-marah kepada majelis hakim. Dia mengaku dipaksa menghadiri persidangan secara virtual. Padahal dia meminta jaksa menghadirkan langsung di ruang sidang.
”Pak, saya didorong, saya tidak mau hadir,” kata Rizieq melalui tayangan virtual di akun Youtube Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jumat (19/3).
Rizieq secara tegas menolak mengikuti sidang kasus yang menjeratnya melalui tayangan virtual. Dia bahkan merasa diperlakukan tidak adil. ”Sampaikan ke majelis hakim saya tidak ridho dunia akhirat, saya dipaksa, didorong, dihinakan,” ucap Habib Rizieq.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=Mn7RhZ-DzLw

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
