
Suasana pesisir Surabaya. Dok JawaPos
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, pemerintah masih berupaya keras untuk menanggulangi pandemi Covid-19. Menurutnya, segala upaya harus dilakukan untuk menyelamatkan rakyat, sekalipun itu harus melanggar konstitusi.
"Dalil yang berlaku umum kalau di dalam ilmu konstitusi itu salus populi suprema lex. Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Kalau kamu ingin menyelamatkan rakyat, boleh kamu melanggar konstitusi," ujar Mahfud kepada wartawan, Kamis (18/3).
Sebagai konsekuensinya, kata Mahfud, banyak orang melakukan tindakan darurat meskipun melawan hukum.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini menyampaikan, pemerintah sudah melakukan penyesuaian kebijakan. Seperti menyelaraskan penanganan pandemi dengan upaya pemulihan ekonomi.
"Pembangunan ekonominya tentu sudah dikatakan oleh presiden. Ada gas, ada rem. Oke selamatkan rakyat dengan perang melawan Covid, tapi jangan terlalu cepat. Kalau ekonominya terlalu mundur rakyat mati juga," jelas Mahfud.
Hal ini, menurutnya, sudah sesuai dengan Perpres Nomor 82 Tahun 2020 telah ditekankan perang melawan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. "Pemerintah sekarang sedang bekerja keras dan fokus di dalam seluruh kegiatannya itu untuk menangani, untuk berperang melawan Covid," pungkas Mahfud.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
