alexametrics

Data Kemendikbud, Ada 7.600 Dosen Antre Kenaikan Jabatan

5 Maret 2021, 14:47:44 WIB

JawaPos.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengungkapkan bahwa sebanyak 7.600 dosen saat ini tengah mengantri kenaikan jabatan. Pengusulan kenaikan ini pun harus dilayani secara cepat.

“Dengan aplikasi Sistem Pelacakan Secara Mandiri Penilaian Angka Kredit (Selancar PAK) Dosen ini sesuatu yang konkrit untuk pelayanan maksimal sigap terhadap usulan kenaikan pangkat dosen,” jelas Dirjen Pendidikan Vokasi (Diksi) Wikan Sakarinto dalam Peluncuran Layanan Dikti Kemendikbud secara daring, Jumat (5/3).

Kata dia, besaran antrian itu juga membuktikan jika dosen memiliki kesadaran dalam peningkatan kemampuan dirinya sendiri. Dirinya pun bersyukur bahwa saat ini ribuan dosen telah mengajukan pengusulan kenaikan jabatan.

Di samping itu, jumlah tersebut juga menjadi tantangan sendiri bagi Kemendikbud. Pasalnya, kementerian yang mengurus pendidikan ini harus melayani usulan kenaikan pangkat dosen secara cepat.

“Ini challenging, karena ini terjadi load (penumpukan) dalam kenaikan pangkat, bagaimana ini nanti dapat dilaksanakan dengan cepat dan transparan,” tutur dia.

Baca Juga: Anak Muda Demokrat Sebut Jhoni Tinggal di Planet Mars

Oleh karena itu, sistem Selancar PAK diharapkan dapat mewujudkan transparansi terkait karya para dosen untuk kenaikan pangkat. “Peluncuran Selancar ini jawaban yang sangat konkrit dalam melayani, itu yang diwujudkan sistem yang sangat realtime ini. Kami harapannya mampu bisa melayani semua pengusulannya,” jelasnya.

Sementara itu, Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan aplikasi tersebut bakal tersedia di berbagai platform. Selancar PAK dapat diakses melalui laman pak.kemdikbud.go.id, yang terintegrasi dengan alamat email atau whatsapp dosen.

“Aplikasi tersebut dapat digunakan melalui ponsel untuk memudahkan dosen mengetahui proses usulannya dan mendapatkan informasi melalui email dan web WhatsApp secara real-time dan transparan,” pungkasnya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Saifan Zaking

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads