Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 Agustus 2025, 23.11 WIB

Perkuat Peran Advokasi ILUNI UI, Kompetisi FUN Chess FISIP UI Bersaudara Digelar pada HUT ke-80 RI

Calon Ketua Umum Ikatan Alumni (ILUNI) Universitas Indonesia, Boni Hargens membuka perlombaan catur FUN Chess FISIP UI Bersaudara. (Istimewa) - Image

Calon Ketua Umum Ikatan Alumni (ILUNI) Universitas Indonesia, Boni Hargens membuka perlombaan catur FUN Chess FISIP UI Bersaudara. (Istimewa)

JawaPos.com - Calon Ketua Umum Ikatan Alumni (ILUNI) Universitas Indonesia, Boni Hargens menggelar perlombaan catur 'FUN Chess FISIP UI Bersaudara'. Kegiatan ini merupakan bentuk perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Catur dipilih karena olahraga yang sangat mengasah otak. Selain bisa memperkuat strategi, catur juga bisa menjadi wadah persaudaraan dan persatuan. 

"Ini sebetulnya kan merawat persaudaraan di kalangan alumni FISIP UI yang menjadi rumah kamilah. Selama ini kita semua tercecer kemana-mana karena pekerjaan dan segala macam. Momen Pemilihan Ketua Umum ILUNI ini kami jadikan kesempatan untuk kita bersilaturahmi," ujar Boni di Jakarta, Senin (18/8).

Catur dianggap memiliki filosofi permainan strategi, keterikatan dan kerja sama. Pasalnya, langkah lawan sangat tergantung pada langkah kita, begitu juga sebaliknya. Selain itu, setiap bidak memiliki perannya masing-masing.

"Catur itu kan bukan hanya soal strategi, tapi juga soal keterikatan. Langkah lawan mempengaruhi langkah kita, langkah kita mempengaruhi langkah lawan. Artinya kan ada keterikatan antara dua pemain itu, menunjukkan bahwa kita semua ini memang harus saling terikat, terikat oleh persaudaraan, oleh komitmen untuk mengedepankan kepentingan umum, bukan kepentingan pribadi atau kelompok," jelasnya.

Filosofi itu sejalan dengan semangatnya untuk menonjolkan fungsi ILUNI UI sebagai advokasi kebijakan, sehingga akan menjadikannya sebagai laboratorium gagasan. Dengan begitu, ILUNI UI bisa memberikan kontribusi yang besar bagi bangsa.

"Jadi kita dirikan Tower Iluni, kita akan punya sentra-sentra untuk analisis kebijakan di sana, dan kita lakukan advokasi kebijakan kepada pemerintah. Jadi kalau ada kebijakan yang salah, misalnya kementerian tertentu mengeluarkan kebijakan yang membebankan rakyat, kita diagnosa, ini kebijakan salah paradigma, maka kita perlu alternatif. Kita kasih alternatifnya, hasil kajian ILUNI UI," ucapnya.

Boni juga memastikan ILUNI UI akan mendukung dan mengkawal pernyataan spektakuler dari Presiden Prabowo Subianto untuk menindak tegas tambang-tambang ilegal dan korupsi di setiap instansi khusus BUMN. Menurut dia, langkah Prabowo ini akan mencegah kebocoran anggaran negara dan meningkatkan pendapatan negara.

"Jika Pak Prabowo bicara soal pemberantasan tambang ilegal, bicara soal korupsi BUMN, bagi kami itu terobosan besar. Karena memang berkurangnya potensi pendapatan negara disebabkan oleh hilangnya potensi uang negara karena korupsi, aktivitas tampang ilegal dan sebagainya," tandasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore