ilustrasi TKI.(Dok.JawaPos.com)
JawaPos.com – Masyarakat Indonesia diminta untuk bersolidataritas dan mendukunng perjuangan Pekerja Migran Indonesa (PMI) Tazrikiyah untuk pulang ke tanah air. Hal ini karena kasus penyiksaan yang kini dialami Tazrikiyah, banyak menimpa pahlawan devisa lain.
“Ini adalah masalah kemanusiaan dan keadilan. Kita semua harus bergerak bersama untuk melindungi hak-hak PMI dan memastikan kasus seperti ini tidak terulang lagi,” pinta Ketua Umum Federasi Buruh Migran Nusantara (F-BUMINU) SARBUMUSI Nahdlatu Ulama, Ali Nurdin, kepada JawaPos.com, Senin (10/3).
Untuk mengawal kasus yang menimpa Tazrikiyah agar cepat tuntas, pihaknya kata Ali Nurdin, akan terus memantau perkembangan kasus ini dan mendorong semua pihak terkait untuk mengambil langkah-langkah konkret.
“Kami tidak akan berhenti memperjuangkan hak-hak PMI. Tasrikiyah harus segera dipulangkan dan mendapatkan keadilan yang ia butuhkan,” tegas Ali Nurdin.
Sebelumya diberitakan, nasib nahas kembali dialami Pekerja Migran Indonesia (PMI). Terkini, seorang PMI bernama Tasrikiyah Binti Sayuni Malik, mengalami penderitaan di negeri orang. Tazkiriyah mengalami serangkaian kekerasan dan eksploitasi yang memilukan yang membuatkan dalam kondisi kritis.
Ihwal adanya kejadian yang dialami Tazrikiyah, awalnya dia dibawa oleh pihak penyalur (PL) bernama Ibu Yanah dan sponsor Ani/Nasrudin untuk bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga di Riyadh, Arab Saudi. Adapun, proses pemberangkatan dilakukan melalui PT. Putra Timur Mandiri (PTM) di Jakarta, termasuk medical check-up dan pembuatan paspor.
Setelah serangkat proses selesai dilakukan, pada Agustus 2024, Tasrikiyah diterbangkan ke Riyadh dan dijemput oleh Syarikah Mahara (Perusaahaan penempatan PMI). Namun nahas, baru beberapa bulan bekerja di negeri orang, pahlawan devisa ini mengalami kekerasan yang memilukan.
“Selama dua bulan bekerja pada majikan pertama, Tasrikiyah mengalami intimidasi, pemotongan rambut paksa, penyiraman minyak tanah, dan dipaksa tidur di luar rumah,” terang Ketua Umum Federasi Buruh Migran Nusantara (F-BUMINU) SARBUMUSI Ali Nurdin, kepada JawaPos.com, Senin (10/3).
Atas berbagai kekerasan yang dialaminya, kondisi fisik Tasrikiyah menurut Ali semakin memburuk, hingga harus dirawat dengan infus atas biaya sendiri.
Setelah dipulangkan ke Syarikah Mahara, Tasrikiyah kata Ali, ditempatkan pada majikan kedua selama satu bulan, kemudian pada majikan ketiga selama tiga hari sebelum dikembalikan lagi karena sakit parah.
“Pada penempatan terakhir di Jeddah, majikan membawanya ke rumah sakit untuk pemeriksaan rontgen. Hasil rontgen menunjukkan adanya dua jarum yang tertancap di tubuhnya,” jelas Ali.
Rumah sakit katanya, menyatakan tidak mampu melakukan operasi, dan majikan mengembalikan Tasrikiyah ke Syarikah Mahara.
Saat ini, kata Ali, Tasrikiyah berada di kantor Syarikah Mahara dalam kondisi kritis. Pihak Syarikah Mahara meminta uang ganti rugi sebesar 5000 Riyal (Rp 20 juta) untuk memulangkannya ke Indonesia. Keluarga juga menuntut pembayaran gaji yang belum diterima sebesar 1500 Riyal.
Atas kejadian yang menimpa Tazrikiyah, Ali pun menuntut pemerintah Indonesia untuk segera mengambil langkah-langkah konkret. “KBRI Riyadh harus segera memberikan perlindungan dan pendampingan hukum kepada Tasrikiyah. Proses pemulangannya harus dilakukan tanpa syarat dan tanpa dikenakan biaya ganti rugi. Ini adalah tanggung jawab negara!” tegasnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
