Logo JawaPos
Author avatar - Image
19 September 2025, 03.09 WIB

George Russell Nilai Keunggulan Mesin Saja Tak Cukup Bawa Mercedes Juara F1 2026

George Russell (Instagram @georgerussell63) - Image

George Russell (Instagram @georgerussell63)

JawaPos.com  George Russell menegaskan Mercedes tidak otomatis menjadi favorit juara meski diyakini memiliki mesin F1 2026 terbaik.

Dilansir dari laman Crash pada Kamis (18/9), Russell mengakui keyakinannya terhadap kekuatan unit daya Mercedes yang telah terbukti selama dua dekade terakhir. Namun, Russell menekankan bahwa performa tim tidak hanya ditentukan oleh mesin semata.

Regulasi teknis baru F1 2026 akan membawa perubahan besar pada sasis dan unit daya. Mesin diwajibkan menggunakan 100 persen bahan bakar berkelanjutan dan mendapat peningkatan elektrifikasi. Aturan ini diperkirakan akan mengubah peta persaingan antar tim secara signifikan.

Rumor menyebut Mercedes akan memulai musim 2026 dengan mesin terbaik. Meskipun demikian, Ferrari dikabarkan menempuh desain ekstrem untuk mengejar ketertinggalan. 

Sementara itu, Honda kembali ke F1 melalui Aston Martin setelah sempat keluar dari kompetisi.

Red Bull-Ford dan Audi juga sedang menyiapkan mesin F1 pertama mereka. Keduanya diperkirakan menghadapi tantangan besar menghadapi regulasi baru. Kondisi ini menambah ketidakpastian mengenai siapa yang akan memimpin persaingan.

Russell menyoroti rekam jejak Mercedes yang konsisten menghasilkan mesin kompetitif, bahkan sejak era V8.

Russell hanya menyebut tahun 2019 sebagai pengecualian ketika Ferrari sempat mendominasi. Keyakinan itu membuatnya percaya Mercedes akan kembali kuat di era regulasi baru.

Meski demikian, Russell menilai kekuatan mesin Mercedes juga menguntungkan tim pelanggan seperti McLaren, Williams, dan Alpine.

Tim-tim tersebut dapat menjadi ancaman serius bagi Mercedes sendiri. Oleh karena itu, Mercedes tidak bisa berpuas diri hanya dengan keunggulan mesin.

Russell menekankan kemenangan kejuaraan ditentukan banyak faktor, bukan sekadar performa unit daya.

Mercedes harus tetap fokus pada pengembangan menyeluruh agar kembali meraih gelar. Menurutnya, empat tahun tanpa gelar menunjukkan pentingnya kerja tim di luar kekuatan mesin.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore