
Jorge Martin saat pemotretan bersama Aprilia. (Instagram @motogp)
JawaPos.com – Setelah merasakan lintasan balap selama uji coba pada akhir tahun 2024, Jorge Martín, juara dunia MotoGP saat ini secara resmi berada pada pabrikan Aprilia dengan menggunakan motor RS-GP25 dan memutuskan untuk menggunakan nomor 2 pada MotoGP tahun 2025.
Proyek ini menandai dimulainya babak baru bagi Aprilia Racing, yang dicirikan oleh identitas teknis yang kuat dan bangga akan budaya Italia.
Dilansir dari laman The Race pada Jum'at (17/1), Musim 2025 menjadi awal era baru bagi Aprilia Racing dengan hadirnya pebalap muda bertalenta sekaligus sang juara dunia MotoGP tahun 2024 yakni Jorge Martín.
Jorge Martin telah memutuskan untuk menggunakan nomor 1 pada motornya kelak setalah diperkenalkan saat sesi pemotretan dan uji coba bagian dari peluncuran Aprilia.
Nomor 1 merupakan pemandangan yang relatif langka di era MotoGP, sebagian besar fakta bahwa dua pembalap legendaris seperti sang juara dunia tujuh kali yaitu Valentino Rossi dan sang juara dunia enam kali Marc Marquez tidak menggunakan nomor 1.
Mereka berdua lebih memilih untuk tetap menggunakan nomor permanen mereka yaitu 46 bagi Rossi dan 93 bagi Marquez daripada menggunakan hak mereka untuk mempertahankan gelar dengan nomor 1.
Namun hal tersebut berbeda dengan rider yang berasal dari pabrik Ducati yakni Pecco Bagnaia, dimana dia lebih memilih menggunakan nomor 1 serta berhasil mempertahankan gelarnya hingga tahun 2023.
Jorge Martin nampaknya masih malu-malu menunjukkan apakah dia akan menggunakan nomor satu setelah sukses menggaet gelar tahun lalu.
Diketahui bahwa Martin sebelumnya menggunakan nomor 89, namun sebernarnya nomor tersebut bukan nomor keinginan Martin.
Sebelum masuk pada kelas utama MotoGP diketahui bahwa Martin menggunakan nomor 88 sejak berada di ajang Red Bull Rookies Cup, Moto3, hingga Moto2.
Saat memasuki kelas utama MotoGP Martin harus mengubah keinginannya tersebut karena nomor 88 telah dipakai oleh rider asal Portugal yakni Miguel Oliveira.
Tahun 2025 merupakan kesempatan emas bagi rider berusia 26 tahun serta bagi Aprilia untuk menggunakan nomor 1, Pasalnya ini merupakan kesempatan pertama bagi keduanya.
