Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Desember 2025 | 15.46 WIB

Kecerdasan Tidak Dipengaruhi Usia, Inilah 9 Ciri Seseorang yang Dapat Memaksimalkan Kemampuan Emosional Agar Lebih Baik

Ilustrasi ciri seseorang yang dapat memaksimalkan emosional. (Freepik) - Image

Ilustrasi ciri seseorang yang dapat memaksimalkan emosional. (Freepik)

JawaPos.com - Bertambahnya usia tidak serta-merta membuat Anda lebih bijaksana atau lebih kuat secara emosional. Kita semua tahu orang-orang yang justru menjadi lebih getir, lebih kaku, dan lebih tertutup seiring bertambahnya usia.

Namun, ada juga yang tampaknya semakin dewasa seiring bertambahnya usia. Mereka menjadi lebih membumi, lebih tangguh, dan lebih damai dengan diri sendiri dan dunia. 

Mereka menghadapi kemunduran yang bisa menghancurkan diri mereka yang lebih muda dengan ketenangan yang nyaris anggun.

Ini bukan sesuatu yang Anda miliki sejak lahir. Ini adalah kualitas yang Anda kembangkan, seringkali melalui coba-coba, terkadang dengan susah payah. 

Namun begitu Anda mulai mengembangkannya, kualitas-kualitas itu akan berkembang seiring waktu, membuat setiap tantangan berikutnya sedikit lebih mudah diatasi daripada sebelumnya.

Dilansir dari Geediting, inilah sepuluh sifat yang tampaknya muncul secara konsisten pada orang-orang yang menjadi lebih tangguh secara emosional seiring bertambahnya usia.

1. Menjalin Hubungan yang Sehat

Saat masih muda, setiap kegagalan terasa seperti bencana karena kita belum punya bukti bahwa kita bisa bertahan dan pulih. 

Namun, orang-orang yang semakin kuat seiring bertambahnya usia telah berkali-kali gagal sehingga tahu bahwa kegagalan itu tidak fatal.

Mereka kehilangan pekerjaan dan menemukan pekerjaan baru. Mereka pernah ditolak dan pindah. 

Mereka pernah membuat kesalahan dan belajar darinya. Setiap kegagalan menambah portofolio ketahanan mereka.

Orang yang kuat secara emosional tidak menghindari risiko karena mereka mungkin gagal.

Mereka mengambil risiko yang terukur karena tahu bahwa kegagalan hanyalah umpan balik, bukan vonis atas nilai mereka sebagai manusia.

2. Belajar Menghadapi Ketidaknyamanan

Ketika sesuatu yang tidak nyaman muncul, seperti percakapan yang sulit atau situasi yang tidak pasti, naluri kebanyakan orang adalah menghindarinya. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore