4 Cara Mendeteksi Kebohongan Seseorang Menurut Psikologi. (thelist.com)
JawaPos.com - Kedewasaan dan kebijaksanaan sering kali dianggap sebagai buah dari pengalaman hidup yang panjang. Namun, kenyataannya tidak sesederhana itu.
Banyak orang yang tidak pernah benar-benar melepaskan diri dari ketidakdewasaan mereka, sementara ada juga yang mampu memahami kompleksitas hidup di usia muda. Mengalami sesuatu adalah satu hal, tetapi menarik wawasan dari pengalaman tersebut dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari adalah hal lain.
Melansir Hack Spirit, menurut psikologi, ada sepuluh tanda utama yang menunjukkan kurangnya kedewasaan dan kebijaksanaan pada seseorang:
1) Terlalu Idealis
Orang yang kurang dewasa seringkali menunjukkan idealisme yang berlebihan. Mereka mengejar kesempurnaan dan menjadi sangat kecewa ketika kenyataan tidak sesuai dengan harapan mereka. Ini dapat menyebabkan stagnasi karir dan membuat hubungan tegang. Meskipun memiliki cita-cita itu penting, kedewasaan melibatkan keseimbangan antara idealisme dan realisme.
2) Melebih-lebihkan Diri Sendiri
Kecongkakan adalah tanda ketidakdewasaan. Individu yang tidak dewasa sering kali percaya bahwa mereka mengetahui segalanya, menolak bantuan atau panduan. Kedewasaan sejati melibatkan pengakuan akan batasan pengetahuan seseorang dan terus mencari pertumbuhan dan pembelajaran.
3) Kurangnya Tujuan
Memiliki tujuan yang jelas adalah tanda kedewasaan. Menetapkan dan bekerja mencapai tujuan baik besar atau kecil dapat memfasilitasi pertumbuhan pribadi. Orang yang tidak dewasa, di sisi lain, cenderung terombang-ambing tanpa arah, kurang dorongan untuk memperbaiki diri.
4) Tidak Mampu Menangani Kritik atau Perbedaan Pendapat
Orang yang tidak dewasa sering menganggap kritik dan perbedaan pendapat sebagai serangan pribadi. Kepekaan ini berasal dari kurangnya paparan terhadap perspektif yang beragam dan konsekuensi nyata. Kedewasaan melibatkan menerima umpan balik dan belajar darinya, daripada bereaksi defensif.
5) Mudah Terpengaruh Tekanan Teman Sebaya
Tekanan teman sebaya lebih berpengaruh pada individu yang tidak dewasa yang memiliki harga diri rendah dan keinginan kuat untuk menyenangkan orang lain. Orang yang dewasa mempertahankan nilai-nilai dan keputusan mereka meskipun ada pengaruh eksternal.
6) Obsesi terhadap Orang Lain

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
