Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 Januari 2025, 23.33 WIB

Orang yang Mengonsumsi Makanan Secara Berlebihan Saat Stres Cenderung Punya 6 Perilaku Ini, Menurut Psikologi

Ilustrasi orang yang mengonsumsi makanan secara berlebihan saat stres. (freepik) - Image

Ilustrasi orang yang mengonsumsi makanan secara berlebihan saat stres. (freepik)

JawaPos.com - Saat kita merasa tertekan atau cemas, makan bisa menjadi cara yang tak disadari untuk mengatasi perasaan tersebut.

Banyak orang yang cenderung mengonsumsi makanan secara berlebihan saat stres tanpa menyadari bahwa perilaku ini bisa mengarah pada kebiasaan yang tidak sehat.

Psikologi mengungkapkan bahwa ada beberapa perilaku yang cenderung muncul pada individu yang sering makan sebagai cara untuk mengatasi stres, di manabkebiasaan ini tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga pada kesejahteraan emosional.

Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa perilaku yang sering kali muncul pada orang yang mengonsumsi makanan secara berlebihan saat stres, serta cara-cara untuk menghadapinya agar bisa menjaga keseimbangan tubuh dan pikiran.

Dilansir dari laman Blog Herald pada Jumat (17/1), berikut merupakan 6 perilaku yang dimiliki oleh orang yang mengonsumsi makanan secara berlebihan saat stres, menurut psikologi.

1. Menginginkan makanan yang menenangkan

Saat kita mengalami stres, kita sering kali merasa tertarik pada makanan yang dapat memberikan kenyamanan, seperti es krim, cokelat, atau makanan cepat saji lainnya. Ini adalah perilaku yang sangat umum dan sering dikaitkan dengan stres.

Makanan ini memiliki kandungan gula dan lemak yang dapat merangsang pelepasan hormon dopamine dan serotonin di otak, yang dapat memberi kita rasa bahagia dan tenang sejenak.

Namun, meskipun ini memberikan kenyamanan sementara, makanan tersebut tidak mengatasi masalah mendasar yang menyebabkan stres. Akhirnya, kita hanya akan merasa bersalah setelah makan berlebihan, dan stres pun tetap ada.

2. Makan dengan cepat

Ketika kita merasa tertekan, kita sering kali makan dengan terburu-buru, tanpa memberi perhatian pada proses makan itu sendiri.

Makan dengan cepat dapat menyebabkan kita tidak memberikan cukup waktu bagi tubuh untuk memberi sinyal bahwa kita sudah kenyang.

Ini bisa menyebabkan kita makan lebih banyak dari yang sebenarnya kita butuhkan. Selain itu, makan dengan cepat juga bisa mengganggu pencernaan, karena makanan cenderung tidak dapat dicerna dengan baik.

Jika kita terbiasa makan dengan cepat, cobalah untuk lebih sadar dan makan dengan lebih pelan, agar kita bisa menikmati setiap makanan dan mendengarkan isyarat tubuh kita.

3. Kritik diri

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore