Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 Januari 2025, 16.38 WIB

Jangan Panik! Simak 9 Cara untuk Berhenti Membuat Orang Tidak Nyaman dengan Sikapmu agar Mendapat Teman Baru

Ilustrasi dua orang sedang mengobrol. (RDNE Stock project/pexels.com) - Image

Ilustrasi dua orang sedang mengobrol. (RDNE Stock project/pexels.com)

JawaPos.com - Seseorang yang merasa tidak nyaman berada di sekitar dirimu biasanya akan mencoba menjauh, baik secara fisik, psikologis, atau keduanya. Sebagai contoh, mereka bisa mengakhiri percakapan lebih cepat atau mulai menjauh dari dirimu.

Selain itu, mereka mungkin juga memperlihatkan reaksi fisik, seperti tertawa canggung atau merasa malu dengan tersipu. Tanda-tanda ini bisa menunjukkan bahwa mereka merasa tidak nyaman dalam interaksi tersebut. Dirangkum dari socialself.com, berikut ini beberapa cara berhenti membuat orang tidak nyaman dengan sikapmu agar mendapat teman baru.

1. Hargai ruang pribadinya

Penelitian memperlihatkan bahwa orang cenderung merasa lebih nyaman menjaga jarak sekitar 90 cm saat berbicara dengan orang yang belum terlalu mereka kenal, sehingga kamu harus memperhatikan jarak ini ketika berinteraksi dengan orang asing.

Namun, jika hubunganmu semakin dekat dan kenyamanan semakin tumbuh, maka menjadi hal yang wajar duduk atau berdiri lebih dekat satu sama lain. Dalam situasi seperti ini, kamu perlu memperhatikan sinyal dari orang lain. Apabila mereka mulai menjauh, sebaiknya kamu memberi mereka ruang dengan mundur sedikit agar mereka merasa lebih nyaman.

2. Bersikap hangat kepada orang lain sejak awal

Jika kamu terlalu menahan diri dalam situasi sosial dan menunggu orang lain memulai percakapan, maka kamu mungkin akan terlihat tidak tertarik atau dingin, yang bisa menciptakan ketegangan. Ketika bertemu seseorang pertama kali, cobalah berpikir positif dan anggaplah bahwa mereka akan menyukaimu. Sambut mereka dengan senyuman dan sapaan yang ramah guna menciptakan suasana yang lebih hangat.

3. Bicaralah dengan volume yang sesuai

Hindarilah berbicara dengan suara yang terlalu keras atau terlalu pelan. Berbicara dengan keras dapat membuat sebagian orang merasa tidak nyaman atau bahkan terintimidasi, sementara berbicara dengan suara pelan atau bergumam bisa membuat percakapan terasa canggung.

Lawan bicaramu mungkin merasa kesulitan memahami apa yang dikatakan, atau bahkan perlu memintamu untuk mengulanginya beberapa kali supaya terdengar lebih jelas. Jika kamu sering berbicara terlalu pelan, coba cari cara meningkatkan kejelasan suaramu agar komunikasi menjadi lebih lancar dan efektif.

4. Berikan pujian dengan hati-hati

Coba hindari memberikan pujian yang terlalu pribadi, karena hal ini membuat orang lain merasa tidak nyaman atau bahkan dianggap aneh. Lebih baik memberikan pujian terkait keterampilan atau prestasi seseorang, alih-alih menilai penampilan mereka. Misalnya, berkata "Lukisanmu sangat mengagumkan, kamu punya pemahaman warna yang luar biasa!" jauh lebih sopan dan nyaman dibandingkan dengan komentar seperti "Matamu sangat cantik!"

5. Pakai bahasa yang tepat

Penggunaan sumpah serapah atau bahasa kasar bisa membuat banyak orang merasa tidak nyaman atau terasingkan. Maka dari itu, kamu perlu menghindari kata-kata kasar atau vulgar dalam percakapan, kecuali jika kamu berada dalam lingkungan yang sudah familiar denganmu dan di mana orang-orang yang ada di sekitarmu tidak keberatan dengan bahasa seperti itu.

Berbicara dengan sopan dan memakai bahasa yang lebih santun bisa menciptakan suasana yang lebih nyaman dan menghormati semua pihak yang terlibat dalam percakapan. Dengan demikian, lebih bijaksana guna menyesuaikan bahasa yang digunakan sesuai dengan situasi dan audiens supaya tidak menyinggung perasaan orang lain.

Editor: Edy Pramana
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore