
Ilustrasi penindasan. (pexels/Mikael Blomkvist)
JawaPos.Com - Kebanyakan orangmemandang perilaku jahat dengan perilaku terang-terangan, seperti ancaman, atau tindakan kasar yang eksplisit.
Namun kenyataannya, perilaku jahat sering kali datang dalam bentuk yang lebih halus dan tersembunyi.
Bentuk perilaku ini bisa sangat berbahaya karena sulit dikenali dan kerap dianggap biasa saja.
Dilansir dari laman Personal Branding Blog, terdapat delapan perilaku halus yang sebenarnya merupakan bentuk penindasan dan kebencian yang berbahaya.
Sebagai antisipasi melindungi diri dan orang disekitar, mari kita bahas satu per satu, agar Anda bisa lebih peka terhadap perilaku ini di sekitar Anda.
1. Perilaku Pasif-Agresif
Pasif-agresif adalah bentuk penindasan yang sangat halus, di mana seseorang tidak menunjukkan kemarahan mereka secara langsung tetapi melalui tindakan yang menyakitkan.
Contohnya termasuk memberikan komentar sinis, menghindari komunikasi, atau sengaja melalaikan tugas.
Perilaku ini sering kali membuat korban merasa bingung dan tidak yakin apakah mereka sedang diperlakukan tidak adil.
Dalam hubungan apa pun, pasif-agresif dapat menciptakan lingkungan yang tidak nyaman dan penuh tekanan.
Bagaimana Mengatasinya?
Hadapi perilaku ini dengan komunikasi terbuka. Tanyakan secara langsung apa yang mereka rasakan, dan berikan ruang untuk diskusi tanpa menyalahkan.
Baca Juga: 7 Kebiasaan Halus yang Diam-diam Menghalangi Impian Anda untuk Tetap Bugar dan Sehat di 2025
2. Sanjungan yang Berlebihan
Meskipun terlihat seperti pujian, sanjungan yang berlebihan sering kali digunakan untuk memanipulasi orang lain.
Tujuannya adalah untuk membuat korban merasa berutang atau terikat secara emosional kepada pelaku.
