
Ilustrasi menggunakan media sosial. (Freepik)
JawaPos.com – Kita semua hidup di dunia digital, dan bagi sebagian dari kita dunia lebih terlihat transparan daripada lainnya.
Kita mungkin sering mengecek beranda media sosial diri sendiri dan menemukan orang-orang yang berbagi setiap momen kehidupan mereka.
Bisa mulai dari yang biasa-biasa hingga yang monumental, dan mungkin Anda bertanya-tanya apakah kebiasaan berbagi momen di media sosial adalah hal yang normal atau tidak.
Psikologi menunjukkan bahwa orang yang terlalu banyak berbagi dan memeriksa media di media sosial mereka seringkali melakukan beberapa kebiasaan tertentu.
Mereka seringkali lebih berinvestasi pada keterikatan dunia maya daripada dunia nyata.
Dilansir dari baselinemag.com, terdapat enam perilaku yang umum ditunjukkan oleh mereka yang mengunggah seluruh hidupnya di medial sosial. Ini bukan sekedar bersosialisasi, tetapi sudah menjadi kebiasaan untuk selalu berbagi di media sosial.
Salah satu ciri yang paling terlihat dari mereka yang selalu berbagi kehidupannya di media sosial adalah kebiasaan mengecek secara kompulsif. Baik saat sedang berkumpul bersama atau sedang menikmati makan malam tenang di rumah.
Mereka seperti selalu membawa ponsel dalam genggamannya, seakan-akan siap untuk mengabadikan dan membagikan momen yang mereka lakukan. Kebutuhan untuk memeriksa like dan komentar hampir menjadi kebiasan yang terus-menerus.
Perilaku ini dapat berasal dari kebutuhan mendalam untuk mendapatkan validasi, keinginan untuk terhubung, atau mungkin upaya untuk melawan perasaan kesepian atau terisolasi.
Penting untuk diingat bahwa meskipun media sosial dapat menjadi alat penghubung yang efektif, tetapi penting juga untuk hidup di dunia nyata dan bukan hanya melalui layar.
Mereka yang sering mengunggah kehidupannya di media sosial belum tentu menjalani kehidupan bahagia seperti yang mereka bagikan dalam media sosial.
Seringkali, mereka menunjukkan gambaran kehidupan mereka yang tampak penuh kebahagiaan.
