Logo JawaPos
Author avatar - Image
02 Januari 2025, 19.00 WIB

Jika Anda Ingin Melihat Jati Diri Seseorang, Lihatlah di Balik Topeng yang Biasanya Mereka Kenakan Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang menutupi jati diri dengan topeng. (freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang menutupi jati diri dengan topeng. (freepik)

JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali bertemu dengan orang-orang yang tampak berbeda dari apa yang sebenarnya mereka rasakan atau pikirkan.

Mereka mungkin terlihat bahagia, percaya diri, atau ramah, tetapi di balik semua itu ada topeng yang mereka kenakan untuk menutupi perasaan atau sifat asli mereka.

Psikologi menyebut fenomena ini sebagai "self-presentation" atau cara seseorang menampilkan dirinya kepada dunia.

Namun, jika Anda ingin melihat jati diri seseorang yang sesungguhnya, Anda perlu melampaui apa yang tampak di permukaan dan menggali lebih dalam ke balik topeng tersebut.

Dilansir dari Geediting pada Kamis (2/1), terdapat pandangan psikologi tentang mengapa orang memakai topeng, bagaimana mengenali topeng tersebut, dan cara memahami jati diri seseorang secara lebih mendalam.

1. Melindungi Diri dari Penolakan

Salah satu alasan utama orang memakai topeng adalah untuk melindungi diri dari penolakan atau kritik.

Mereka takut menunjukkan siapa mereka sebenarnya karena khawatir tidak diterima oleh orang lain.

Topeng ini sering kali muncul dalam bentuk kepribadian palsu, seperti berpura-pura kuat padahal merasa rapuh.

2. Menyesuaikan Diri dengan Lingkungan

Manusia adalah makhluk sosial, dan untuk diterima dalam kelompok tertentu, mereka sering kali menyesuaikan diri dengan norma atau harapan kelompok tersebut.

Ini bisa berarti menyembunyikan sisi-sisi tertentu dari diri mereka yang tidak sesuai dengan budaya atau nilai kelompok.

3. Menghindari Kerentanan

Menunjukkan jati diri yang sebenarnya membutuhkan keberanian karena itu membuat seseorang rentan.

Dengan memakai topeng, seseorang dapat menyembunyikan kelemahan atau perasaan rentan mereka, seperti rasa takut, sedih, atau malu.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore