Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Juli 2024 | 13.23 WIB

Inilah 7 Pelajaran Hidup yang Kebanyakan Orang Baru Mempelajarinya di Usia Lanjut Menurut Psikologi, Apa Saja?

Salah satu pelajaran hidup yang banyak dilewatkan bahwa kegagalan adalah batu loncatan untuk kesuksesan (freepik) - Image

Salah satu pelajaran hidup yang banyak dilewatkan bahwa kegagalan adalah batu loncatan untuk kesuksesan (freepik)

JawaPos.com – Jika Anda telah berusia puluhan tahun, Anda tentu sudah mempelajari banyak pelajaran hidup, mulai dari yang mudah hingga sulit.

Namun sayangnya, beberapa pelajaran hidup baru disadari beberapa orang dan mulai dipahami setelah lanjut usia.

Psikologi mengungkapkan, beberapa pelajaran hidup baru dipahami setelah dipikirkan berulang kali dan setelah membuat kesalahan yang mungkin saja telah terulang berulang kali.

Lantas, apa saja pelajaran hidup sulit yang kebanyakan orang pelajari di usia lanjut?

Dilansir dari laman The Vessel, Senin (15/7), berikut beberapa pelajaran sulit yang kebanyakan orang pelajari di usia lanjut menurut psikologi diantaranya:

  1. Anda tidak bisa menyenangkan semua orang

Menurut psikologi, ada pelajaran sulit yang banyak orang terlambat pelajari adalah Anda tidak bisa menyenangkan semua orang. Pada dasarnya dalam upaya Anda untuk membuat semua orang senang maka Anda akan mengorbankan kebahagiaan dan kesejahteraan Anda sendiri.

Namun, faktanya tidak peduli seberapa keras Anda berusaha maka akan selalu ada orang yang tidak puas atau tidak setuju dengan Anda. Dan ini tidak masalah sebenarnya.

Daripada Anda selalu berusaha mendapatkan persetujuan semua orang maka lebih baik Anda fokus pada nilai-nilai Anda sendiri dan apa yang membuat Anda bahagia.

  1. Kegagalan adalah batu loncatan menuju kesuksesan

Pelajaran sulit lainnya yang banyak orang telat memahami adalah kegagalan sebenarnya merupakan batu loncatan untuk menuju kesuksesan.

Menurut psikologi, kegagalan mengajarkan kita pelajaran berharga sebab melalui kegagalan kita bisa memperoleh pengalaman yang diperlukan untuk tumbuh dan berkembang.

  1. Rasa belas kasih terhadap diri sendiri lebih penting daripada harga diri

Banyak penelitian menunjukkan bahwa rasa kasih sayang terhadap diri sendiri yang diartikan memperlakukan diri kita dengan kebaikan dan pengertian saat kita gagal atau melakukan kesalahan adalah hal yang sangat penting.

Harga diri yang tinggi terkadang bergantung pada keberhasilan dan pengakuan namun di sisi lain rasa kasih sayang terhadap diri sendiri berarti bersikap baik kepada diri sendiri terlepas dari keadaan kita.

Dengan rasa kasih sayang terhadap diri sendiri, kita dapat menghadapi pasang surut kehidupan dengan sikap menerima diri sendiri sehingga bisa membuat kondisi mental dan emosional yang lebih sehat.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore