
Warung Mbah Kebo di Pinggir Jurang, Rasa Maknyus yang Bikin Rindu Kampung Halaman – Masak Tradisional Pakai Tungku dan Kayu Bakar (YouTube Kendria Cahaya Gantari)
JawaPos.com - Di tengah keindahan alam Kulon Progo yang masih alami, ada satu warung legendaris yang seolah mengajak setiap pengunjungnya kembali ke masa lalu — Warung Mbah Kebo.
Berdiri di pinggir jurang Desa Donomulyo, Nanggulan, warung ini tak hanya menyajikan masakan rumahan, tapi juga menghadirkan suasana dapur tempo dulu yang sarat kehangatan dan aroma kayu bakar.
Menurut tayangan dari kanal YouTube Kendria Cahaya Gantari, Warung Mbah Kebo menjadi destinasi kuliner unik yang masih mempertahankan cara memasak tradisional.
Semua masakan di sini dimasak menggunakan tungku kayu bakar, mulai dari ayam kampung goreng, sayur lodeh tolo, hingga nasi kukus yang wangi menggoda.
Aroma asap yang menyeruak dari dapur tanah liat menambah kesan autentik, seolah kita tengah sarapan di rumah nenek di kampung halaman.
Suasana Dapur yang Menghidupkan Kenangan
Begitu memasuki area dapur, pengunjung disambut dengan pemandangan sederhana tapi menenangkan: panci besar dari tembaga (dandang) mengepul di atas tungku, asap mengepul pelan, dan Mbah Kebo bersama para asistennya memasak dengan sabar tanpa alat modern.
Ayam kampung dibumbui secara manual, dibacem, lalu digoreng hingga berwarna kecokelatan dengan aroma gurih manis yang kuat. Sambalnya pun dibuat dengan cara diulek, bukan diblender, mengikuti resep warisan turun-temurun.
“Kalau diblender itu rasanya beda, nggak sekecoten,” ujar Mbah Kebo dalam video, menegaskan filosofi kesabaran dalam setiap proses memasak.
Semua bahan berasal dari sekitar desa — cabai, tempe benguk, kacang tolo, hingga pisang tanduk untuk gorengan yang dijual seribu rupiah per biji.
Masakan Pedes Gurih yang Nendang Lidah
Menu andalan di warung ini adalah ayam kampung goreng pedas dan sayur tolo yang disajikan bersama tahu-tempe serta sambal bawang yang menggugah selera.
Setiap suapan menghadirkan rasa yang kuat dan jujur — pedasnya nendang, gurihnya alami, dan manisnya tidak berlebihan.
Harga makanan pun sangat terjangkau: satu porsi lengkap dengan lauk dan minum dibanderol sekitar Rp30.000, sedangkan menu sederhana seperti nasi sayur bisa dinikmati mulai Rp12.000 saja.
Proses memasak ayam di sini memakan waktu sekitar satu jam. Setelah direbus dan dibacem, ayam digoreng hingga kulitnya garing namun dagingnya tetap empuk.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
