Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 November 2025 | 15.20 WIB

Warung Mbah Kebo di Pinggir Jurang, Rasa Maknyus yang Bikin Rindu Kampung Halaman – Masak Tradisional Pakai Tungku dan Kayu Bakar

Warung Mbah Kebo di Pinggir Jurang, Rasa Maknyus yang Bikin Rindu Kampung Halaman – Masak Tradisional Pakai Tungku dan Kayu Bakar (YouTube Kendria Cahaya Gantari) - Image

Warung Mbah Kebo di Pinggir Jurang, Rasa Maknyus yang Bikin Rindu Kampung Halaman – Masak Tradisional Pakai Tungku dan Kayu Bakar (YouTube Kendria Cahaya Gantari)

JawaPos.com - Di tengah keindahan alam Kulon Progo yang masih alami, ada satu warung legendaris yang seolah mengajak setiap pengunjungnya kembali ke masa lalu — Warung Mbah Kebo.

Berdiri di pinggir jurang Desa Donomulyo, Nanggulan, warung ini tak hanya menyajikan masakan rumahan, tapi juga menghadirkan suasana dapur tempo dulu yang sarat kehangatan dan aroma kayu bakar.

Menurut tayangan dari kanal YouTube Kendria Cahaya Gantari, Warung Mbah Kebo menjadi destinasi kuliner unik yang masih mempertahankan cara memasak tradisional.

 Semua masakan di sini dimasak menggunakan tungku kayu bakar, mulai dari ayam kampung goreng, sayur lodeh tolo, hingga nasi kukus yang wangi menggoda.

Aroma asap yang menyeruak dari dapur tanah liat menambah kesan autentik, seolah kita tengah sarapan di rumah nenek di kampung halaman.

Suasana Dapur yang Menghidupkan Kenangan

Begitu memasuki area dapur, pengunjung disambut dengan pemandangan sederhana tapi menenangkan: panci besar dari tembaga (dandang) mengepul di atas tungku, asap mengepul pelan, dan Mbah Kebo bersama para asistennya memasak dengan sabar tanpa alat modern.

Ayam kampung dibumbui secara manual, dibacem, lalu digoreng  hingga berwarna kecokelatan dengan aroma gurih manis yang kuat. Sambalnya pun dibuat dengan cara diulek, bukan diblender, mengikuti resep warisan turun-temurun.

“Kalau diblender itu rasanya beda, nggak sekecoten,” ujar Mbah Kebo dalam video, menegaskan filosofi kesabaran dalam setiap proses memasak.

Semua bahan berasal dari sekitar desa — cabai, tempe benguk, kacang tolo, hingga pisang tanduk untuk gorengan yang dijual seribu rupiah per biji.

Masakan Pedes Gurih yang Nendang Lidah

Menu andalan di warung ini adalah ayam kampung goreng pedas dan sayur tolo yang disajikan bersama tahu-tempe serta sambal bawang yang menggugah selera.

Setiap suapan menghadirkan rasa yang kuat dan jujur — pedasnya nendang, gurihnya alami, dan manisnya tidak berlebihan.

Harga makanan pun sangat terjangkau: satu porsi lengkap dengan lauk dan minum dibanderol sekitar Rp30.000, sedangkan menu sederhana seperti nasi sayur bisa dinikmati mulai Rp12.000 saja.

Proses memasak ayam di sini memakan waktu sekitar satu jam. Setelah direbus dan dibacem, ayam digoreng hingga kulitnya garing namun dagingnya tetap empuk.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore