
Ilustrasi- Ayam Geprek Favorit Mahasiswa Surabaya (ikarahma-freepik)
JawaPos.com - Munculnya tren kuliner di media sosial bisa mengubah nasib warung atau restoran dalam hitungan hari. Cukup satu video viral atau ulasan dari influencer, tempat makan yang tadinya biasa saja bisa langsung diserbu pengunjung. Namun, seperti tren pada umumnya, kejayaan itu tak selalu bertahan lama.
Banyak tempat makan yang pernah booming kini sepi tanpa antrean, seolah hilang ditelan waktu. Apakah mereka gagal beradaptasi atau hanya kehilangan pesona dari momen viralnya?
Berikut ini empat tempat kuliner yang dulu sempat jadi bintang media sosial, namun sekarang mulai meredup gaungnya, dikutip dari Informania, Rabu (7/5).
1. Odading Mang Oleh – Bandung
“Rasanya seperti jadi Iron Man!” Kalimat ikonik ini pernah menggemparkan dunia maya di tahun 2020 lewat video Ad Lontong yang mempromosikan odading Mang Oleh, sejenis roti goreng manis dari Bandung.
Warung kecil di Baranang Siang ini langsung kebanjiran pembeli. Antrean mengular, bahkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ikut mencicipi langsung. Namun setelah euforianya mereda, warung ini kembali ke keadaan semula—sepi, meski tetap buka.
Alamat: Jl. Baranang Siang No.5, Bandung
2. Pangsit Legino – Jakarta
Pernah heboh pada pertengahan 2020, pangsit legino yang dijual di sebuah gang sempit di Cengkareng Timur sukses menarik perhatian pecinta kuliner. Dibumbui manis gurih, sajian ini viral berkat ulasan para food vlogger.
Orang rela antre hingga dua minggu demi seporsi pangsit. Tapi sekarang? Antrean itu nyaris tak terlihat. Banyak pelanggan kini lebih memilih memesan lewat aplikasi, menunjukkan pergeseran ke kenyamanan dan efisiensi.
Alamat: Jl. Utama I No.22, Cengkareng Timur, Jakarta Barat
3. Bakso Adam – Jakarta
Bakso Adam di Glodok pernah jadi primadona tahun 2018. Meski hanya gerobakan di tepi pasar Pancoran, tempat ini diserbu pembeli yang rela menunggu berjam-jam. Menu andalannya—bakso urat, gepeng, dan bihun kuetiau—selalu habis terjual. Tapi kini kondisinya berubah. Pelanggan masih ada, namun tak lagi ramai seperti dulu.
Antrean panjang berubah jadi hanya 10-15 menit. Munculnya pesaing baru dan selera konsumen yang berubah kemungkinan besar jadi penyebabnya.
Alamat: Jl. Pancoran, Glodok, Jakarta Barat
