Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 November 2025, 13.18 WIB

Minat pada Aset Kripto Meningkat, Edukasi Masih Jadi Kunci di Tengah Tren Kompetisi Trading

Ilustrasi aset digital. (CentralBank). - Image

Ilustrasi aset digital. (CentralBank).

JawaPos.com-Perdagangan aset digital cryptocurrency atau kripto di Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan menjelang akhir tahun. Berdasar data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai transaksi aset digital mencapai Rp 49,28 triliun per Oktober 2025, meningkat 27,64 persen dibanding bulan sebelumnya. 

Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, total nilai perdagangan kripto tercatat Rp 409,56 triliun, dengan jumlah investor mencapai 18,61 juta orang. Kenaikan transaksi ini menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap aset digital sebagai salah satu instrumen investasi baru. 

Namun, di tengah pertumbuhan tersebut, pelaku industri menilai edukasi dan literasi keuangan digital masih perlu diperkuat agar masyarakat memahami potensi sekaligus risiko dari perdagangan aset kripto.

Salah satu upaya mendorong pemahaman publik dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja (Pintu), perusahaan aset digital yang terdaftar resmi di Indonesia, melalui berbagai kegiatan berbasis komunitas, termasuk kompetisi trading. 

Tahun ini, Pintu menutup rangkaian kegiatan dengan Pintu Year-End Trading Competition 2025, yang digelar di dua produk, yakni Pintu untuk perdagangan spot dan Pintu Futures untuk perdagangan derivatif kripto.

“Sepanjang tahun 2025, PINTU telah mengadakan tiga kegiatan kompetisi trading, dan Pintu Year-End Trading Competition 2025 menjadi penutup dari rangkaian tersebut. Total hadiah dari empat kompetisi trading Pintu tahun ini mencapai lebih dari Rp 800 juta,” ujar Head of Product Marketing Pintu Iskandar Mohammad, dalam keterangannya.

Iskandar menjelaskan, dari data kompetisi sebelumnya, aset seperti Bitcoin (BTC), Moodeng (MOODENG), dan XRP menjadi tiga token favorit di perdagangan spot. Sementara pada perdagangan derivatif, aset BTC, Solana (SOL), dan Pepe (PEPE) paling banyak dipilih peserta.

“Per 13 November 2025, sudah ada lebih dari 1.500 pengguna PINTU yang mendaftar sebagai peserta trading competition, dan jumlahnya akan terus bertambah,” kata Iskandar.

Dia menambahkan, berbagai fitur seperti limit order, Auto DCA, hingga price alert di PINTU serta adjustable leverage dan price protection di Pintu Futures diharapkan dapat membantu pengguna memahami mekanisme transaksi dengan lebih baik.

Iskandar menilai, inisiatif seperti kompetisi trading bukan semata ajang perlombaan, tetapi juga sarana edukatif bagi masyarakat untuk mengenal aset digital dan cara memperdagangkannya secara bijak.

“Kami optimistis inisiatif yang kami lakukan seperti trading competition ini tidak hanya memberikan dampak positif kepada peningkatan pertumbuhan perdagangan industri crypto Indonesia, namun dapat mendorong adopsi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan platform investasi aset crypto dalam negeri,” tutur Iskandar.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore